Sementara Bupati Tapsel diwakili Kabankesbangpol Hamdi S Pulungan memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah Polres Tapsel dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Tapsel.
Pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu dan ganja yang dilakukan hari ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum dalam perang melawan narkoba.
"Kami sangat mengapresiasi kerja keras Polres Tapsel dalam mengungkap dan memusnahkan barang bukti narkotika ini. Ini adalah langkah konkret dalam menjaga masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya narkoba," kata Hamdi.
Hamdi juga menegaskan bahwa narkoba adalah ancaman serius yang dapat merusak masa depan daerah dan bangsa. Oleh karena itu, pemberantasan narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat.
"Pemerintah Kabupaten Tapsel berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemberantasan narkoba, baik melalui sosialisasi, pencegahan, maupun koordinasi dengan aparat penegak hukum. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam gerakan melawan narkotika dengan meningkatkan kesadaran serta melaporkan jika menemukan adanya aktivitas yang mencurigakan terkait narkoba," tambahnya.
Terpisah, Kepala BNNK Tapsel Saiful Fadhli, juga memberikan apresiasi atas keberhasilan Polres Tapsel dalam mengungkap kasus narkotika serta memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu dan ganja.
"Kami sangat mengapresiasi langkah tegas Polres Tapsel dalam memberantas peredaran narkoba. Pemusnahan barang bukti ini adalah bukti nyata komitmen dalam perang melawan narkotika di Tapsel, " ujar Saiful Fadhli,
Ia juga menegaskan, pemberantasan narkoba membutuhkan kerja sama dari semua pihak, termasuk pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat.
"Narkoba adalah ancaman serius bagi masa depan bangsa. Oleh karena itu, sinergi antara BNNK, Polri, serta instansi terkait harus terus diperkuat demi menciptakan lingkungan yang bersih dari narkotika," tuturnya. (RI)