Realitasonline.id - Medan | Perkara pencurian di sebuah toko ponsel di Pancur Batu berujung pada kasus lain yang lebih serius yakni penganiayaan secara bersama-sama. Dua perkara berbeda itu kini ditangani terpisah Polrestabes Medan.
Polisi menegaskan, penanganan perkara dilakukan berlapis untuk mencegah kekeliruan persepsi publik seolah-olah penganiayaan tersebut merupakan bagian dari penegakan hukum.
Kasus ini bermula. Senin (22/9/2025) Sekitar pukul 02.27 WIB, toko ponsel Promo Cell di Jalan Jamin Ginting, Desa Lama, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, dibobol dua karyawan toko berinisial G dan R dilaporkan sebagai pelaku pencurian. Perkara itu tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/388/IX/2025/SPKT Polsek Pancur Batu.
Kasus pencurian tersebut ditangani Polsek Pancur Batu dan berjalan sesuai prosedur. Namun, di tengah proses penyelidikan, pelapor memperoleh informasi mengenai keberadaan G dan R. Informasi itu sempat disampaikan kepada penyidik. Polisi berencana melakukan pengamanan, tetapi rencana tersebut tidak ditunggu.
Baca Juga: Peringatan Isra Mikraj Jadi Momentum Sambut Ramadhan di Padangsidimpuan
Pelapor justru memilih bergerak sendiri. Bersama sejumlah orang, ia mendatangi lokasi tempat G dan R berada, sebuah kamar hotel di wilayah Medan. Di tempat itulah peristiwa pidana baru terjadi.
Menurut polisi, pintu kamar hotel dibuka paksa. Di dalam kamar, G dan R dipukul, ditendang secara bersama-sama. Kekerasan tidak berhenti di situ. Korban kemudian diseret keluar kamar, dipiting, lalu dimasukkan ke dalam mobil melalui bagasi belakang.
“Di dalam rangkaian kejadian itu juga ditemukan adanya tindakan penyetruman dan pengikatan terhadap korban,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto.
Kekerasan tersebut disaksikan sejumlah orang. Polisi mencatat sedikitnya lima saksi netral yang berada di sekitar lokasi kejadian. Sementara di dalam kamar hotel terdapat sekitar empat orang yang terlibat langsung.
Baca Juga: Polres Padangsidimpuan Perketat Pengamanan SPBU di Tengah Terbatasnya Stok BBM
Setelah kejadian itu, G dan R diserahkan ke Polsek Pancur Batu. Namun, keluarga korban pencurian mendapati keduanya dalam kondisi luka-luka.