Polda Sumut Kejar Pemodal Tambang Emas Ilegal Tapsel - Madina

photo author
Iin Prasetyo, Realitas Online
- Rabu, 4 Maret 2026 | 15:05 WIB
Wakapolda Sumut, Brigjen Sonny Irawan, beri keterangan terkait penggerebekan PETI di Perbatasan Madina - Tapsel, Selasa (3/3/2026). (Foto : Realitasonline/Ist)
Wakapolda Sumut, Brigjen Sonny Irawan, beri keterangan terkait penggerebekan PETI di Perbatasan Madina - Tapsel, Selasa (3/3/2026). (Foto : Realitasonline/Ist)

Evakuasi 14 unit ekskavator dari kawasan Sungai Batang Gadis menuju markas Batalyon C Brimob di Sipirok diperkirakan memakan waktu cukup lama.

Kondisi medan yang berat serta lokasi tambang yang berada jauh di dalam hutan menjadi tantangan tersendiri. Alat berat tersebut harus dijalankan secara manual selama satu hingga dua hari menuju pemukiman sebelum diangkut menggunakan truk trado.

“ Karena harus kita turunkan dari wilayah Sungai Batang Gadis, kemudian berjalan 1-2 hari, kemudian nanti baru kita angkat menggunakan trado, ” jelas Brigjen Sonny.

Penindakan tegas ini juga merupakan bagian dari komitmen Polda Sumut dalam memberantas praktik pertambangan ilegal yang merusak lingkungan, khususnya di wilayah perbatasan Tapsel dan Madina yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

" Aparat memastikan pengejaran terhadap pemilik modal dan aktor intelektual akan terus dilakukan hingga tuntas, " terangnya. (RI)

 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Iin Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X