Ikut juga berpartisipasi para pelaku industri dari PT Sari infocus Sumatera Utara langsung eksportir kopi, pengelola kawasan KEK, dari PT kawasan industri Medan, PT Kim Star yang diisi dan PT prima pengembangan kawasan yang pengelola kawasan industri Kuala Tanjung, juga perbankan seperti Bank Indonesia dan Bank Sumut.
Salah satu pelaku IKM inspiratif yang hadir adalah Rosmina Nasution, asal Desa Cinta Air, Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai. Ia mengolah rumput purun, gulma pengganggu padi, menjadi produk ramah lingkungan seperti tas, keranjang, kotak tisu, dan pewarna alami. “Dulu kendalanya kami kurang paham media sosial. Sekarang, setelah dibimbing dinas, pemasaran kami jauh lebih baik,” kata Rosmina.
Usaha Ayaman Purun miliknya telah menembus pasar internasional seperti Singapura, Malaysia, Arab Saudi, dan Korea Selatan. Sejak berdiri pada 2018, Rosmina telah memberdayakan ibu rumah tangga di lima sentra produksi. Dengan omzet mencapai Rp350 juta per tahun, ia optimistis bisnisnya akan terus berkembang.(mis)