Karena penasaran, Ari memutuskan untuk naik ke lantai dua. Namun, saat melangkah naik tangga, dia mencium bau yang aneh.
Meskipun demikian, dia tetap melanjutkan perjalanan. Namun, saat tiba di atas, dia tidak menemukan wanita yang tadi terlihat muntah-muntah.
Ketika waktu pulang tiba, semua karyawan berangkat meninggalkan kantor. Soni, mulai bertanya-tanya tuh mengapa tidak ada jam lembur di tempat tersebut.
"Kayaknya aneh ya, nggak seperti kantor lainnya," gumamnya.
Setelah makan mie ayam di warung seberang kantor, mereka bertiga kembali ke kantor untuk mengambil motor mereka yang terparkir di halaman.
Namun, ketika tiba di kantor, mereka melihat bahwa semua lampu telah padam. Tanpa ada satupun petugas keamanan, mereka pun mulai merasa curiga.
"Padahal masih jam segini, kok udah dimatiin lampunya yak?" tanya Jack.
Ketika Soni melihat ke arah lantai dua, dia tanpa sengaja melihat sosok hitam yang misterius duduk di atas balkon.
Dengan kulit yang dipenuhi luka-luka. Sosok itu tersenyum menakutkan, Soni langsung terdiam dan bergegas untuk mengajak teman temannya pulang.
"Dah, kita pulang aja," ucap Soni, ketakutan.
Namun, ketika mereka meninggalkan kantor, Soni mencoba menoleh ke atas lagi, sosok misterius itu ternyata sudah menghilang.
Sejak malam itu, Soni merasa terganggu, mempertanyakan apa yang sebenarnya dia lihat.
Dan itulah awal dari serangkaian kejadian horor yang menakutkan di kantor tempat mereka PKL.
Setelah pengalaman horor yang menimpa Soni, giliran Budi yang mengalami kejadian aneh di kantor.
Ketika Jack dan Budi tengah sibuk dengan tugas mereka di kantor, Soni ditugaskan untuk memeriksa sparepart komputer di luar perusahaan.