Informasi yang diperoleh dari Kepala Desa (Kades) Sennah Kecamatan Pangkatan, Horas Lumban Gaol (46), Selasa (12/9/2023), menyebutkan jalan provinsi Pangkatan menuju Bilah Hilir hingga Ajamu memang rusak parah.
Kades tiga periode itu menyebutkan belum pernah ada perbaikan jalan sama sekali dari Pemprov Sumut.
Baca Juga: Delicious! Begini Resep dr Zaidul Akbar Cara Terbaik Makan Gorengan agar Tetap Sehat
Horas Lumban Gaol berharap Pemprov Sumut melalui Dinas PUPR Sumut segera turun langsung ke lokasi agar dapat melihat kondisi riil yang sesungguhnya.
"Jangan tutup mata, jangan setelah viral lalu kemudian sibuk tak karuan," kata Kades.
Lebih jauh diungkapkannya, pembangunan jalan rusak dimaksud jangan pula dilakukan di akhir tahun 2024 yang akan datang, sebutnya.
Idealnya perbaikan jalan dimaksud dikerjakan pada akhir tahun 2023 ini. Jangan setelah ada aksi baru ada reaksi, ujarnya lagi.
Baca Juga: Ternyata Cabai Merah Kaya akan Manfaat, dr Zaidul Akbar Ungkap Rahasia Turunkan Berat Badan
Jangan pula setelah warga bergerak demo, kemudian pihak terkait baru ambil sikap. “Jangan tunggu warga demo baru ada tanggapan,” pungkasnya.
Menanggapi rusak parahnya jalan provinsi dimaksud, Camat Bilah Hilir Ridwan Syahputra Harahap turut angkat bicara.
Katanya, kondisi jalan dimaksud sangat memprihatinkan, sebab jalan provinsi itu merupakan urat nadi perekonomian warga pesisir pantai.
“Kita prihatin,” ungkapnya. Selain itu ungkapnya lagi, daerah ini merupakan penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tinggi.
Hal itu dibuktikan dengan hadirnya serta telah beroperasinya puluhan tahun yang lalu puluhan perusahaan perkebunan kelapa sawit mulai dari PTPN, PMA dan PMDN.
Di kawasan itu juga merupakan penghasil beras karena rata-rata penduduk pesisir di kawasan itu petani padi dan terdapat puluhan hektar sawah.