Perumahan Griya Mutiara Indah 3 Dilanda Banjir Berkali Kali

photo author
Sugiatmo, Realitas Online
- Jumat, 3 November 2023 | 11:30 WIB
Komplek Perumahan Grand Mutiara Indah III, di Jalan Sedar, Dusun VB, Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang, Jumat (03/11) dini hari dilanda banjir (Realitasonline.id/dok)
Komplek Perumahan Grand Mutiara Indah III, di Jalan Sedar, Dusun VB, Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang, Jumat (03/11) dini hari dilanda banjir (Realitasonline.id/dok)

 
Deliserdang - Realitasonline.id -Akibat meluapnya sungai belumai sehingga merendam seratusan rumah di Komplek Perumahan Grand Mutiara Indah III, di Jalan Sedar, Dusun VB, Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang, Jumat (03/11) dini hari.

Iqbal tarigan salah seorang penghuni perumahan mengatakan, Kebobolan banjir kali ini masuk dari depan seputaran pos security, biasanya banjir masuk dari belakang blok c, saya juga dapat info dari kawan air sungai meluap, begitu di cek ke sungai, ternyata benar, air sungai belumai meluap.

"Luapan air sungai membuat dinding pembatas komplek tidak mampu menahan debit air yang besar sehingga dinding pembatas jebol kembali," kata Iqbal.

Baca Juga: Tesla Cybertruck Mobil Mirip Belah Ketupat yang Diklaim Elon Musk Anti Peluru

Setidaknya ada seratusan rumah yang terendam banjir akibat jebolnya benteng Sungai Dalu hingga menerjang permukiman warga.

"Kami hanya ingin pihak pengembang perumahan yang di kerjakan oleh cv. mutiara lestari real etate indonesia ( REI ) menunjukkan tanggung jawabnya atas kejadian banjir yang terjadi," ujar Iqbal.

Lebih jauh dijelaskan, jebolnya tembok pembatas komplek menjadi sorotan para penghuni, sebab bukan karena derasnya debit air yang menghantam tembok pembatas.

Baca Juga: Digitalisasi Transaksi Keuangan Daerah Optimalikan dan Cegah Kebocoran Pendapatan

Diduga jebolnya tembok pembatas ini karena kualitas tembok yang tidak kuat.

"Ini sangat aneh bagi kami. Kuat dugaan tembok yang dibangun pihak pengembang oleh cv. mutiara lestari real etate indonesia ( REI ) ini seperti asal jadi.

Seperti yang kami lihat tak ada tiang pendukung di bangunan tembok itu. Apalagi komplek inikan di sebelah persawahan, seharusnya saluran drainase komplek lebih tinggi dari parit pedesaan, ini malah sebaliknya.

Baca Juga: Seberapa Laris Pejualan Kijang Innova Reborn Dibanding Zenix? Ini Faktanya

Begitu banjir datang, meluaplah semua air ke dalam komple

Warga lainnya, Eko juga mengatakan, walaupun air sudah surut, tetapi banyak lumpur dalam rumah yang tersisa, sampai kapan harus seperti ini nasib kami, apa terus menerus harus membersihkan rumah setelah banjir surut.

"Banyak lumpur masuk, barang-barang juga sudah terhambur," Ucap eko.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Iin Prasetyo

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB
X