Tapanuli Selatan - Realitasonline.id | Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel) memberi pelatihan Manajemen Kemandirian Usaha bagi Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) menuju Koperasi Syari'ah, di aula Sarasi, Lantai III, Kantor Bupati Tapsel, kemarin.
Pelatihan yang dilakukan dalam upaya peningkatan dan pengembangan UMKM manajemen kemandirian usaha bagi BKMT tersebut, dibuka oleh Bupati Tapsel Dolly Pasaribu, dipandu langsung jajaran Dinas Perdagangan dan Koperasi UKM Kabupaten Tapsel.
Pelatihan ini diikuti sekira 100 orang anggota BKMT yang berasal dari beberapa kecamatan se Kabupaten Tapsel, dengan narasumber Kepala Cabang Bank Syari'ah Indonesia, Bambang Irawadi dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Syahada, Dr Darwis Harahap.
Baca Juga: Seorang Nenek di Tapsel Tewas Ditabrak Motor, Polisi Bilang Begini
Dalam sambutannya, Bupati Tapsel Dolly Pasaribu menyampaikan, pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip manajemen usaha, yang fokus pada penerapan nilai-nilai syariah.
Dalam konteks koperasi syariah BKMT yang bertujuan untuk memberdayakan usaha BKMT dan mendorong transformasi menuju model usaha yang lebih berkelanjutan.
"Pada prinsipnya koperasi ini sudah sangat baik, bahkan di BKMT sendiri, sudah sangat hidup simpanannya, yang nilainya sudah mencapai ratusan juta rupiah, sehingga dapat dimanfaatkan untuk memakmurkan anggota secara ekonomi maupun sosial," ujar Dolly.
Baca Juga: DPRD Medan Setujui R-APBD 2024 Senilai Rp 7,5 Triliun, 8 Fraksi Sepakat UMKM Dikembangkan
Dolly berharap, semoga Allah SWT meridhoi pelatihan ini dan semoga BKMT menjadi wadah yang dapat digunakan sebagai syi'ar dan ekonomi yang semakin lancar, " tutupnya. (RI)
Bupati Tapsel Dolly Pasaribu, saat menghadiri pelatihan peningkatan dan pengembangan UMKM manajemen kemandirian usaha bagi BKMT, menuju Koperasi Syari'ah, di aula Sarasi, Lantai III, Kantor Bupati Tapsel, kemarin. (Realitasonline.id/)