Realitasonline.id - Toba | Dalam menjaga Eksistensi keanekaragaman hayati flora-fauna di kawasan PLTA Paritohan dan Kawasan Danau Toba, Unit Paritohan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) melakukan program yang bertujuan merawat ekosistem pesisir Danau Toba.
Corporate Secretary Inalum Mahyaruddin Ende melalui Humas PT Inalum Gilang Sukma, Rabu (17/1/2024) menyampaikan, kerja keras rekan-rekan berada di unit PLTA Paritohan, semata-mata untuk menjaga ekosistem sekitar, sekaligus menjaga lingkungan agar pasokan energi yang menjadi tulang punggung operasional tetap terjaga.
Disebutkan, ada beberapa program besar yang dilakukan PLTA Unit Paritohan dalam menjaga ekosistem dan lingkungan sekitar PLTA. Program-program ini dibentuk sebagai usaha INALUM dalam mewujudkan sustainability operasional yang ramah lingkungan.
Perusahaan melakukan program tersebut, dengan kolaborasi dan sinergi bersama seluruh elemen masyarakat, sehingga keberadaan INALUM dan lingkungan tetap bersanding, sekaligus ketersediaan energi untuk operasional peleburan tetap terjaga.
Program program yang dilaksanakan, yakni konservasi Danau Toba guna mengembalikan fungsi Daerah Tangkapan Air Kawasan Danau Toba, sebagai daerah penyangga ketersediaan dan kestabilan level air Danau Toba.
Hal ini dilakukan dengan cara menanam pohon, pemeliharaan, monitoring dan evaluasi. Bahkan hingga tahun 2023 sebanyak 668.880 pohon buah-buahan, berkayu telah tertanam terdiri dari 25 jenis spesies di lahan 1.436,8 hektar.
Baca Juga: Masyarakat Peroleh Bantuan Bibit Pohon Aren dari PTPN IV Unit Teh
Kemudian Inalum juga melakukan kegiatan optimalisasi Pembibitan Pohon yang merupakan awal dari kegiatan penanaman pohon. Bibit tanaman yang sudah siap akan ditanam di sekitar lokasi perusahaan. Bibt tanaman juga dibagikan kepada masyarakat sekitar agar dapat dimanfaatkan. Tercatat telah melakukan pembibitan untuk 4.418 spesies di lahan 0.10 hektar.
Pemberdayaan Ikan Jurung juga turut dilakukan melihat keberadaan Ikan Jurung di Sungai asahan mulai terancam. Program ini mengusung konsep Ex-Situ dan berhasil menghadirkan 1.352 Ikan Jurung di lahan 0,15 hektar.
Humas menambahkan, Inalum juga telah membuat program taman Kehati Perumahan PLTA Paritohan, merupakan program penanaman pohon endemik di lahan seluas 4 hektar. 700 pohon berhasil ditanam yang berasal dari 5 spesies (kemenyan, andaliman, sotul, teratai, dan klambang).
Baca Juga: Pj Gubernur Sumut Ajak Masyarakat Galakkan Menanam Pohon
pembibitan tanaman multi purpose Tree Species juga turut dilakukan, bekerjasama dengan Yayasan Warisan Hidup Sumatera (WHIS) melakukan pembibitan tanaman di Kebun Raya Samosir. Total ada 17.000 pohon yang di tanam dengan jenis multi purposes tree species. (GS)