"Untuk itu, siapa yang merasa dirinya Pramuka dan merasa sebagai Pandu Ibu Pertiwi, siap untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang bisa membangun Republik ini," ujarnya.
Kepada wali kota dan unsur Forkopimda Pematangsiantar, Erizal berharap agar memanfaatkan Pramuka semaksimal mungkin.
Dijelaskannya, Pramuka Kota Pematangsiantar rutin melakukan sejumlah pelatihan keterampilan dan workshop tentang wawasan nusantara dan bagaimana Pramuka menjaga kehidupan masyarakat.
"Hampir 18 tahun Pramuka di Kota Pematangsiantar nomaden, dan hari ini sejarah yang ditanam bahwa Pramuka telah ada di Pematangsiantar," tegasnya.
Pelantikan dihadiri sejumlah Unsur Forkopimda, pimpinan OPD, Ketua Mabiran dan Ketua Kwarran se-Kota Pematangsiantar, dan para kader Gerakan Pramuka Kota Pematangsiantar dari berbagai sekolah. (RH)