Masa Tenang Bawaslu Karo Akan Tertibkan, APK Masih Terpajang Meski Masa Kanpanye Berakhir

photo author
Mery Ismail, Realitas Online
- Senin, 12 Februari 2024 | 08:10 WIB
Alat Peraga Kampanye berupa spanduk masih terpajang di pinggir jalan umum di Kabanjahe Karo (Realitasonline.id/JP)
Alat Peraga Kampanye berupa spanduk masih terpajang di pinggir jalan umum di Kabanjahe Karo (Realitasonline.id/JP)

Realitasonline.id - Kabanjahe | Memasuki masa tenang pada Pemilu 2024 sejak 11-14 Pebruari 2024 sejumlah alat peraga kampanye (APK) berupa spanduk dan baliho dari beberapa calon legislatip, baik tingkat kabupaten, propinsi dan pusat masih terpajang di beberapa titik di Kabanjahe.

Dari pantauan Realitasonline.id, Minggu sore ( 14/2/2024) sejumlah APK pemilu seolah-olah dibiarkan karena berada dipinggiran kota tanpa dibersihkan oleh pihak terkait.

Kortib Hukum dan Humas Bawaslu Kabupaten Karo Sudiman dikonfirmasi melalui whaschap menyebutkan, penertiban APK yang akan dilakukan sesuai peraturan yang berlaku.

Baca Juga: Meski Beda Pilihan, Kapolres Tapsel: Ajak Masyarakat Sukseskan Pemilu

" Saat ini kami sedang menurunkan baliho di jalan protokol menggunakan alat krain di lokasi Tigapanah," katanya.

Ditambahkannya, pihak Bawaslu sudah membentuk tim penertiban dan akan melakukan pembersihan."Kami akan koordinasikan dengan panwas kecamatan dalam rangka penertiban APK.

Sehari sebelumnya, Sabtu (10-02-2024) Bawaslu Kabupaten Karo melaksanakan sosialisasi Perbawaslu dan Produk Hukum non Perbawaslu bertempat di Sibayak Hotel Internasional Berastagi dengan menghadirkan pengurus partai politik peserta Pemilu dan kalangan pers baik media cetak , media online maupun elektronik.

Baca Juga: Hidupmu Mulai Berantakan? Simak 5 Persiapan yang Harus Kamu Lakukan Sebelum Bertemu Psikolog

Menurut Sudiman selaku pembicara menyebutkan pentingnya pengawasan partisipatip dari tiap elemen masyarakat, kalangan pers dan pihak terkait lainnya untuk melakukan pengawasan demi berlangsungnya Pemilu yang adil dan berintegritas. "Pasang mata dan telinga agar Pemilu berjalan sesuai aturan",harapnya.

Baca Juga: Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp1.135.000 Per Gram perdagangan Minggu (11/2/2024)

Menyinggung tentang kemungkinan berbagai kerawanan -kerawanan dia menyebutkan beberapa faktor antara lain polarisasi, persaingan pilihan , tempat pemungutan suara khusus, termasuk kemungkinan kurang pahamnya petugas tempat pemungutan suara (TPS) serta kemungkinan terjadinya money politik.(jp)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mery Ismail

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB
X