"Berdasarkan data statistik, Kabupaten Nias tertinggal dalam hal pendidikan. Artinya, animo masyarakat terhadap pendidikan sangat rendah disebabkan karena beberapa faktor," ujarnya.
Bupati Nias berpesan, meskipun dalam kondisi keterbatasan ekonomi jangan sampai pendidikan terbengkalai.
"Pendidikan adalah hak anak, jangan dibiarkan putus ditengah jalan. Melalui bantuan CSR yang disalurkan Bank Sumut ini, mari kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Nias," tutup Bupati Nias mengakhiri sambutannya.
Baca Juga: Tak Bisa Dipisahkan, Golkar dan PPP Saudara Kandung Siap Songsong Pilkada 2024 di Deli Serdang
Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan CSR Bank Sumutsecara simbolis berupa Bantuan Program Kemitraan kepada Pemerintah Kabupaten Nias.
Selain penyerahan CSR untuk Pembangunan SDN 078515 Hiliuso, Bank Sumut juga menyerahkan CSR untuk beberapa program kemitraan lainnya yang terdiri dari Program Kemitraan Pembangunan Rumah Tidak Layak HuniBagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Program Kemitraan Pembangunan Revitalisasi Pasar Tradisional Holi, dan Program Kemitraan Pengadaan Alat Pertanian Pra Panen (Cultivator). (ADM)