Teranyar Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Kemenag Pusat Saiful Mujab bereaksi keras atas seringnya terjadi delay penerbangan Garuda Indonesia yang mengangkut jemaah haji Indonesia. Saiful bilang, Garuda harus bertanggung jawab dan lebih profesional.
Baca Juga: Di Puncak Perayaan HUT ke-434 Medan, Pesan Bobby Nasution: Jaga Kota Ini
"Delay lama seperti ini sangat mengecewakan jemaah haji Indonesia. Apalagi mereka lelah setelah menempuh perjalanan dari Makkah ke Madinah. Sampai di bandara malah ada delay dalam waktu cukup lama. Saya harap Garuda Indonesia harus lebih profesional, bertanggung jawab, dan kejadian ini tidak terulang," tegas Saiful Mujab di Madinah, Senin (24/6/2024).
Kepulangan jemaah haji Debarkasi Medan sampai kini masih diliputi haru dan duka mendalam. Dilaporkan, rombongan Kloter 10 asal Padang Lawas dan Medan kembali dengan jumlah berkurang karena 1 orang dinyatakan wafat dan 1 orang tunda kepulangan karena sakit.
Humas PPIH Debarkasi Medan melaporkan, Kloter 10 Debarkasi Medan merupakan fase terakhir dari gelombang pertama, sedangkan fase kepulangan Kloter 11 masuk gelombang kedua pada rangkaian pemulangan jemaah haji Sumut.
Dalam Kloter 10 dirincikan, jemaah Padang Lawas berjumlah 271 orang, Kota Medan 78 orang ditambah petugas haji sebanyak 8 orang.
1 orang jemaah Kloter 10 yang wafat tercatat atas nama Ruhum Hasibuan bin Oloan tutup usia 59 tahun asal Padang Lawas, wafat di RSAS Makkah tanggal 9 Juni 2024. Sedangkan jemaah yang menunda kepulangan atas nama Tiorlun Tongku Kunjungan manifest 037 asal Padang Lawas. Menderita sakit, masih dirawat di RS King Abdullah Makkah.
Sementara, di Kloter 10 ini terdapat 1 orang mutasi atas nama Sartiyah Siregar binti Hasbullah manifest 007 asal Kloter 14 sebelumnya manifest 147. Dengan begitu, jumlah kepulangan jemaah haji menjadi 357 orang dari sebelumnya ketika berangkat dengan jumlah 158 jemaah.(IW)