Realitasonline.id - Deli Serdang | Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 913 yang membawa kepulangan jemaah haji Kloter 10 Debarkasi Medan dari Tanah Suci mengalami delay (penundaan penerbangan) kembali hingga 5 jam lamanya dari jadwal awal.
Akibatnya kepulangan rombongan tamu Allah yang tergabung dalam Kloter 10 Sumatera Utara asal Kabupaten Padang Lawas dan Kota Medan terlambat dari jadwal semula yakni pukul 12.55 WIB sebelumnya hingga akhirnya Pesawat Garuda Indonesia mendarat dengan selamat di apron kargo Bandara Kualanamu, Rabu (4/7/2024) tepat pukul 18.00 WIB.
Informasi dihimpun Realitasonline.id dari PPIH Debarkasi Medan Imam Mukhair mengatakan delay pesawat Garuda ini disebabkan adanya kendala teknis sistem Kementerian Haji Saudi.
Pemberitahuan ini dikirim oleh pihak Maskapai Garuda Indonesia kepada PPIH Debarkasi Medan tertanggal 4 Juli 2024.
Dalam surat yang ditandatangani Hajj Operation and Service Dision Head Garuda Indonesia Sampiriyanto selaku Senior Manager menerangkan bahwa kedatangan pesawat Kloter 10 di Kualanamu Internasional Airport (KNIA) semula dijadwalkan mendarat pada pukul 12.15 WIB, namun akibat adanya delay, kedatangan jemaah haji Debarkasi Medan mengalami keterlambatan.
Disebutkan dalam surat itu, bahwa delaynya pesawat Garuda Indonesia yang membawa kepulangan jemaah haji Sumut Kloter 10 dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah ke Tanah Air akibat terjadinya kendala teknis sistem Kementerian Haji Saudi, tanpa merinci lebih detail lagi.
Baca Juga: Bertemu dengan Pemuda Muhammadiyah Se-Indonesia di Medan, Bobby Nasution Katakan Hal ini
Diketahui, delay pesawat Garuda Indonesia yang membawa jemaah haji Indonesia khususnya Sumatera Utara tahun 1445 H/2024 M sudah sering terjadi mulai dari keberangkatan hingga kepulangan sudah berlangsung beberapa kali.
Hal ini memantik Pejabat Kemenag Pusat untuk memberi teguran keras kepada pihak Maskapai Garuda Indonesia.