Baca Juga: Silaturahmi PD Muhammadiyah Batu Bara, Tegaskan Komitmen untuk Pilkada Damai
" Sudah tercatat di hati saya, yang pertama soal kerusakan tali air. Di APBD harusnya memang ada dana bencana alam melalui Biaya Tak Terduga (BTT), ini akan kita coba diskusikan dengan Plt Bupati Tapsel, dan ke anggota dewan akan kita dorong untuk ikut mengawalnya. Karena di DPR yang sudah dilantik ini semuanya kawan-kawan kita, " tukas Gus Irawan.
Gus Irawan pada kesempatan itu tidak mau mengumbar banyak janji, namun dengan pengalaman selama tiga periode menjabat DPR RI dan jaringan yang dimiliki, dirinya bersama Jafar akan memberdayakan semua elemen untuk mem BAGUSI Tapsel.
Gus Irawan menyebutkan, ia sudah tiga periode di DPR RI, namun di periode ketiga ini, harusnya ia dilantik pada 1 Oktober lalu, tapi demi Tapsel untuk mem BAGUSI yang belum bagus dan membangkitkan kembali Tapsel, ia mundur dari DPR RI dan ikut pemilihan di Tapsel.
"Lebih dari setengah yang dilantik di DPR RI, itu teman saya, terlebih pada 20 Oktober ini Presiden terpilih, Presiden kita Prabowo Subianto yang merupakan Ketua Umum Partai Gerindra, akan dilantik. Insyaallah kita akan mudah meminta bantuan 'kue pembangunan' dari pusat ke Tapsel, ke Bulumario, " tukas kader Partai Gerindra ini.
Tokoh masyarakat Sumut H. Syahrul M Pasaribu yang mewakili Keluarga Besar H. Hasan Pinayungan Pasaribu menyampaikan rasa prihatin atas minimnya pembangunan di Desa Bulu Mario selama tiga tahun belakangan ini.
" 10 tahun saya memimpin Tapsel, saya berupaya melakukan pembangunan yang merata, termasuk di daerah ini. Namun apa yang disampaikan masyatakat terkait terkait minimnya pembangunan, ke depan akan kira BAGUSI, yang nantinya tugas Paslon Gus Irawan dan Syahbuddin Ritonga. Untuk itu kompak dan sepakat kira, " tegas Syahrul. (RI)