Penguatan Pengawasan, Bawaslu Humbahas Gelar Rapat Pokja Meminimalisir Angka Pelanggaran

photo author
Mery Ismail, Realitas Online
- Selasa, 15 Oktober 2024 | 17:45 WIB
Bawaslu Humbahas raker Pokja penguatan pengawasan pilkada.  (Realitasonline.id/Dok)
Bawaslu Humbahas raker Pokja penguatan pengawasan pilkada. (Realitasonline.id/Dok)

Realitasonline.id - Humbahas | Penguatan dan peningkatan kualitas pengawasan melalui partisipasi demi suksesnya Pilkada 2024, Bawaslu Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) gelar Rapat Kelompok Kerja (Pokja) di Aula Kantor Sekretariat Bawaslu, Selasa (15/10/2024).

Rapat kerja itu langsung dipimpin Ketua Bawaslu Henri E Pasaribu didampingi Anggota Eduard B Sianturi dan Efrida Purba serta Koordinator Sekretariat (Koorsek) Robinson Hasugian, juga dihadiri oleh Instansi Pemkab, Dandim 0210 TU, Kepolisian dan juga Kejaksaan.

Ketua Bawaslu Henri W Pasaribu mengatakan guna meminimalisir angka pelanggaran oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan TNI-Polri dalam pelaksanaan tahapan Pilkada 2024 diperlukan peran dari berbagai pihak untuk mendukung tugas pengawasan oleh Bawaslu.

Baca Juga: Rajut Persahabatan, Pokja Wartawan DPRD Sumut Beri Kejutan Rayakan Ultah Rahmansyah Sibarani dengan Penuh Kekeluargaan

"Menilik hasil pengawasan Pilkada dan Pemilu yang lalu, data kerawanan pelanggaran ASN tidak tergolong banyak tetapi selalu ada. Untuk itu, melalui Pokja ini, semua anggota pokja turut berperan guna meminimalisir angka pelanggaran tersebut," ujarnya.

Lanjutnya lagi, fokus pengawasan bukan hanya pada netralitas ASN saja, juga harus mampu menyikapi isu-isu negatif yang ada dan berkembang di masyarakat.

"Bukan hanya persoalan netralitas saja, tetapi juga isu-isu negatif turut menjadi fokus pengawasan kita bersama. Terutama dalam tahapan Kampanye yang sedang berlangsung saat ini, banyak hal yang akan menjadi fokus pengawasan kita, netralitas, isu sara dan juga ujaran-ujaran kebencian," tegasnya.

Baca Juga: Ketua TP PKK Tapsel Hadiri Pelatihan Tertib Administrasi dan Workshop Pokja

"Bukan hanya persoalan netralitas saja, tetapi juga isu-isu negatif turut menjadi fokus pengawasan kita bersama. Terutama dalam tahapan Kampanye yang sedang berlangsung saat ini, banyak hal yang akan menjadi fokus pengawasan kita, netralitas, isu sara dan juga ujaran-ujaran kebencian," tegasnya.

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Eduard B Sianturi menyampaikan, masa tahapan kampanye sedang berlangsung saat ini rawan terjadi pelanggaran ASN dan TNI-Polri.

Untuk menghadapi ini personil Bawaslu itu sangat minim, sehingga kehadiran Pokja sangat penting guna mendukung tugas pengawasan Pilkada 2024. "Jadi kehadiran bapak ibu disini adalah untuk mendukung dan menjadi bagian dari Bawaslu Humbahas untuk mengawasi setiap sisa tahapan Pilkada 2024 kedepan," ujarnya.

Baca Juga: Suherman Fuad Resmi Pimpin Pokja Wartawan Belitung Timur, Bupati Burhanuddin Berpesan agar Berita Berimbang

Efrida Purba, anggota Bawaslu pada Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa ini menyampaikan bahwa pokja ini menjadi wadah yang mempersatukan persepsi. "Kita sudah menjadi satu kesatuan dengan satu tujuan yang sama. Meminimalisir angka pelanggaran dilingkungan ASN dan juga mensukseskan pelaksanaan Pilkada 2024," ujarnya.

Menurutnya, rakor Pokja harus menghasilkan output yang bisa diimplementasikan kedepannya. Karena Pokja menjadi garda terdepan pada bidang pengawasan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mery Ismail

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB
X