Survei Terbaru Pilkada Tapsel 2024: Tingkat Elektabilitas Gus Irawan Pasaribu Melezit, Dolly Pasaribu Menungkik

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Jumat, 8 November 2024 | 16:57 WIB
Paslon Bupati Tapanuli Selatan dalam survei Pilkada Tapsel. (Realitasonline.id/Dok)
Paslon Bupati Tapanuli Selatan dalam survei Pilkada Tapsel. (Realitasonline.id/Dok)

Survei itu juga mengulas kinerja Pemkab Tapsel empat tahun terakhir di bawah pimpinan Dolly Pasaribu.

Ada 61,2 persen responden menyatakan Tapsel tidak berkembang sama sekali dan 14,5 persen yang mengakui berkembang baik. Lalu 19,8 persen responden menjawab biasa saja.

Baca Juga: Kolaborasi Lintas Sektoral, Polresta Deli Serdang Dukung Program Presiden Terkait Ketahanan Pangan

Persepsi publik terhadap tidak bekembangnya Tapsel dipengaruhi berbagai masalah seperti rusaknya jalan dan jembatan, serta tingginya angka kemiskinan dan pengangguran.

Hal itu mengacu pada kekhawatiran warga Tapsel terhadap kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Selain itu, masalah pertanian, kelautan dan tingginya korupsi juga dianggap responden cukup meresahkan.

Karena itu pula ada 80 persen responden yang menyatakan tidak puas terhadap kinerja Dolly Pasaribu selama menjabat Bupati.

Rinciannya 60,8 persen mengaku tidak puas sama sekali, lalu ada 19,2 persen kurang puas, sisanya 1,8 persen sangat puas dan 11,5 persen cukup puas dan 6,7 persen tidak menjawab,  ungkapnya.

Dirincikannya, survei itu juga mengukur kepuasan kepemimpinan antara Bupati sebelumnya yakni Syahrul M Pasaribu dengan bupati tiga tahun terakhir yakni Dolly Pasaribu.

Baca Juga: Kuasa Hukum Bayu Priyambodo Lapor Balik Pelapor ke Mapolres Belitung Timur, dengan Tuduhan Keterangan Palsu

Sebanyak 70,5 persen responden mengaku Tapsel lebih bagus dipimpin era Syahrul Pasaribu dibanding Dolly yang hanya 14,8 persen.

Jika dlihat dari elektabilitas, popularitas dan tingkat kesukaan, hasil survei ini linier dengan tingkat ketidakpuasan terhadap kinerja Pemkab Tapsel saat dipimpin Dolly Pasaribu,  katanya.

Disebutkannya, metodologi survei menggunakan multistage random sampling dengan populasi tersebar di 15 Kecamatan secara proporsional yang ada di Tapsel dan sudah berumur 17 tahun.

Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 1.200 orang dengan margin error 2,88 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

"Dilakukan juga quality control 15 persen dari total sample random dengan mendatangi kembali responden terpilih, " sebutnya. (RI)

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB
X