“Kapasitas stadion terbatas. Berdasarkan pengamatan dan laporan pengawas Pilkada, yang hadir sekitar 3-4 ribu orang, bukan puluhan ribu seperti yang diklaim,” tegasnya.
Rahim mengimbau masyarakat untuk bijak menyikapi hasil survei dan menjaga ketertiban menjelang pencoblosan pada 27 November 2024. “Kita lihat nanti siapa yang benar-benar mendapat kepercayaan rakyat. Yang terpenting, Pilkada harus berjalan damai,” tutupnya.
Dalam Pilkada Langkat 2024, pasangan Syah Afandin-Tiorita diusung koalisi besar 15 partai, termasuk Golkar, NasDem, dan PDIP.
Sementara Iskandar-Adli, dengan jargon “BISA” (Bersama Iskandar-Adli), didukung PKB, PPP, dan Partai 4 di bilik suara menentukan 5 tahun HT depan Langkat.(MA)