"Pak Bupati pantas dikenal sebagai pahlawan. Wakil juga selalu bisa menghibur orang yang terluka," katanya dalam sambutan singkatnya.
Mewakili Forkopimda yang disampaikan oleh Ketua DPRD Toba, Franshendrik Tambunan bahwa apa yang telah dikerjakan oleh Bupati dan Wakil Bupati telah berjalan baik.
"Apa yang sudah dikerjakan Bupati-Wakil Bupati saya kira sudah berjalan baik. Ke depan apa yang tertinggal, apa yang prioritas bisa kita sinkronkan," katanya.
Dalam puncak perpisahan itu, hadirin kian mewek dengan berurai air mata saa dua pasangan romantis menyampaikan ucapan terimakasih. Mereka, Bupati bersama istri dan Wakil Bupati bersama istri. Mereka tidak hanya bercerita tentang pengalaman selama menjabat, namun juga bercerita tentang kebaikan satu sama lain.
"Saya dianggap sebagai adik sendiri oleh Pak Bupati. Bupati ini selalu visioner, bagaimana supaya Toba ini semakin baik," kata Wakil Bupati, Tonny Simanjuntak.
Dirinya juga memohon maaf atas salah sikap dan tindakannya selama mendampingi Poltak Sitorus.
"Jika ada hal yang kurang lebih, banyak kesalahan saya mohon maaf. Banyak yang saya pelajari, terutama tentang kesabaran. Jikapun banyak riak-riak tetap tenang. Pada kesempatan ini, dari lubuk hati yang paling dalam, Pak Bupati adalah idola saya," kata Tonny Simanjuntak sembari memeluk komandannya, Poltak Sitorus dengan uraian air mata dan disambut riuh tepuk tangan hadirin.
"Air mata saya bukan soal kalah menang, tetapi karena kami telah menjadi bagian dari Kabupaten Toba ini," katanya.
Kata perpisahan dan terimakasih diakhiri oleh Bupati Toba, Poltak Sitorus. Kepada setiap yang hadir, dirinya menyampaikan terimakasih atas kerjasama dan kesetiaan orang-orang yang ada di sekelilingnya. Kepada wakilnya, Tonny Simanjuntak, Poltak Sitorus juga menyampaikan sebuah pengakuan.
"Pak Wakil ini selalu bilang, 'dang acci ceng' (tidak boleh berhenti). Pasangan ini luar biasa, selalu memberikan suka cita. Terimakasih Pak Wakil sudah temani saya sampai akhir masa jabatan kita. Bersama mu rasanya membuat saya lebih baik," katanya mengakui. (MS)