"Petani yang terpilih ini adalah representasi dari semangat petani Tapsel yang mau berinovasi dan terus belajar. Kami di Dinas Pertanian akan terus memberikan pendampingan agar hasil dari program ini bisa dirasakan secara luas di tingkat lapangan,” tambahnya.
Terpisah, Erwin Syaputra Siregar dari Poktan Dolok Marombun Desa Sialaman Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel, yang turut mengikuti Program Championship Klaster Bank Indonesia 2025, menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan oleh Pemkab Tapsel melalui Dinas Pertanian pada Bidang hortikultura untuk mengikuti program tersebut
"Saya sangat bersyukur bisa terpilih mengikuti program Championship Klaster 2025 ini. Ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar dan mengembangkan usaha tani saya agar lebih maju dan berdaya saing,” kata Erwin
Ia juga menyampaikan terimakasih kepada Bapak Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, Kadis Pertanian Henry Hasibuan dan Kabid hortikultira pada Dinas Peranian Tapsel Sarietta Pasaribu yang telah nempercayakan dirinya mengikuti program tersebut.
"Mudah-mudahan program ini dapat memberikan manfaat nyata tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi petani lain di daerah Tapsel dan ilmu serta pengalaman yang kami dapat bisa kami bagikan ke petani lain di Tapsel, supaya pertanian di daerah kita semakin berkembang,” tuturnya.
Senada juga diungkapkan Armadi Siregar dari Poktan Aek Nabara.
Desa Padang Bujur, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel, yang mengaku bangga dan antusias mengikuti program dari BI tersebut.
"Saya tidak menyangka bisa ikut program ini. Ini pengalaman baru dan sangat berharga bagi saya sebagai petani, apalagi kami dibimbing langsung oleh instruktur berpengalaman guna meningkatkan kualitas usaha tani kami,” ungkapnya.
Ia berharap keikutsertaannya bisa membawa manfaat jangka panjang, khususnya dalam membuka akses pasar yang lebih luas bagi hasil pertanian khususnya cabai, kentang dan bawang merah yang dibudidayakan para Poktan Tapsel
"Selama ini kami terkendala pemasaran dan pengelolaan usaha. Dengan pelatihan dan pendampingan dari BI, saya berharap bisa lebih siap bersaing dan komoditas kami bisa tembus pasar luar daerah,” tuturnya penuh semangat.
Sebelumnya, Kepala Perwakilan BI Sibolga melalui Konsultan BI Sindy Tarigan menyatakan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk komitmen BI dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat daerah.
“Kami berharap petani dari yang berada di wilayah kerja BI Sibolga termasuk dari Kabupaten Tapsel dapat menjadi role model dalam pengembangan klaster pertanian yang berkelanjutan dan berorientasi pasar,” ujarnya.(RI)