Guna mendukung keberlanjutan koperasi ini, pemerintah pusat juga tengah merancang skema pendanaan melalui kerja sama dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), termasuk rencana penyediaan pinjaman modal sebesar Rp5 miliar per koperasi, yang dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur pendukung seperti gudang, cold storage, unit simpan pinjam, hingga klinik desa.
"Oleh karena itu, saya mengajak seluruh unsur pemerintah desa dan kelurahan, tokoh masyarakat, serta para pelaku ekonomi untuk bersatu dan bersinergi dalam menyukseskan program Koperasi Merah Putih ini," ajak Bupati.
Sebelumnya, ketua panitia, Adela Sari Lubis STrKeb MKM melaporkan, saat ini sudah dilaksanakan musyawarah desa khusus untuk pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di 323 desa. Artinya, telah terbentuk 323 unit Koperasi Desa Merah Putih yang tersebar di 19 kecamatan. Sementara itu, terdapat tiga kecamatan lagi yang belum rampung dalam pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, dengan total 71 desa yang tersebar di Kecamatan Biru-Biru, Namorambe, dan Percut Sei Tuan.
Baca Juga: KPK Kunjungi Kantor Pusat SMSI, Ini Kata Ketum Firdaus
"Sesuai instruksi dan dukungan penuh Bapak Bupati Deli Serdang, maka sampai per tanggal 28 Mei 2025 sudah rampung 100 persen Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Deli Serdang," sebutnya.
Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi RI, Panel Barus menyebutkan, Presiden RI akan meluncurkan 80 ribu koperasi desa dengan nama Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
"Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui koperasi. Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi momentum peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat ekonomi kerakyatan yang berbasis gotong royong," utaranya.(HZ)