Kagama Gelar Seminar Nasional, Rancang Kebijakan Ekonomi Adaptif & Progresif

photo author
Mery Ismail, Realitas Online
- Senin, 21 Juli 2025 | 18:28 WIB
Wali Kota Wesly Silalahi bersama Kepala BI Pematangsiantar Muqorobin di acara seminar yang diinisiasi Kagama  (Realitasonline.id/RH)
Wali Kota Wesly Silalahi bersama Kepala BI Pematangsiantar Muqorobin di acara seminar yang diinisiasi Kagama (Realitasonline.id/RH)

Realitasonline.id - Pematangsiantar | Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn mengharapkan seminar nasional yang digelar Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) bisa memunculkan berbagai gagasan dan solusi yang aplikatif, sehingga menjadi masukan bagi pemerintah daerah, merancang kebijakan ekonomi yang adaptif dan progresif.

Harapan tersebut disampaikan Wesly dalam sambutannya di acara pembukaan Seminar Nasional Kagama di Ruang Serbaguna Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, Senin (21/7/2025) pagi.

Dengan tema "Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan" serta topik "Alternatif Pembiayaan Daerah dalam Meningkatkan Investasi dan Pendapatan Daerah".

Baca Juga: Bertemu Kapolres, Gagas Seminar Nasional dan Kompetisi Sains Se Sumut 2025

Wesly juga mengapresiasi Kagama Siantar-Simalungun yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan seminar dengan topik yang sangat relevan dan aktual.

Menurut Wesly, di tengah dinamika pembangunan dan keterbatasan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah saat ini, memang dituntut untuk terus mencari strategi pembiayaan yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.

Pembiayaan alternatif seperti skema public private partnership (PPP), obligasi daerah, serta pemanfaatan aset daerah yang produktif menjadi peluang yang perlu digali dan dioptimalkan.

Baca Juga: Anak Muda Harus Miliki Skill, Pramuka UINSU Sukses Gelar Seminar Nasional

Pentingnya kolaborasi kata Wesly, antar pemangku kepentingan, baik pemerintah, swasta, akademisi, maupun masyarakat dalam mendorong investasi yang mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan daerah, serta memperkuat daya saing ekonomi lokal.

"Namun demikian, percepatan pertumbuhan ekonomi juga harus berjalan seiring dengan inklusivitas dan keberlanjutan. Artinya, pembangunan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada angka pertumbuhan, tetapi juga harus menjamin keadilan sosial, pemerataan kesejahteraan, serta pelestarian lingkungan hidup," jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Henry Jhon Musa Silalahi menyampaikan terimakasih atas dukungan Pemko Pematangsiantar dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematangsiantar.

Baca Juga: Kolaborasi Dengan Bank Mandiri, ITB Indonesia Sukses Gelar Seminar Nasional Tentang Revolusi Industri 5.0 dan Jaringan Internet

"Terima kasih kepada Pemerintah Kota dan Bank Indonesia Pematangsiantar yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Tujuannya, mengetahui dan memahami adanya potensi pendapatan daerah sehingga bisa meningkatkan investasi. Juga mendorong kolaborasi pemerintah dengan dunia usaha dan masyarakat," ujarnya.

Kepala KPw BI Pematangsiantar Muqorobin, hadir sebagai narasumber. Juga Direktur Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum Meike Kencanawulan Martawidjaja, Perencana Ahli Utama Kementerian PPN/Bappenas Drs Sumedi Andono Mulya MA PhD, serta Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM Yogyakarta Prof Mudrajat Kuncoro PhD. (RH)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mery Ismail

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB
X