Bengkel Bangunan Kayu di Padangsidimpuan Terbakar, Pemilik Tewas

photo author
Iin Prasetyo, Realitas Online
- Rabu, 14 Januari 2026 | 13:29 WIB
Sejumlah mobil pemadam kebakaran padamkan api yang membakar sebuah bengkel di Desa Singali, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan terbaka, Selasa (13/1/2026). (Foto : Realitasonline / Riswandy)
Sejumlah mobil pemadam kebakaran padamkan api yang membakar sebuah bengkel di Desa Singali, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan terbaka, Selasa (13/1/2026). (Foto : Realitasonline / Riswandy)

Realitasonline.id - Padangsidimpuan | Sebuah bengkel dari bangunan kayu yang berada di Desa Singali, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan terbaka, Selasa (13/1/2026)

Akibat peristiwa kebakaran tersebut, pemilik bengkel sekaligus penghuni bangunan tersebut Ali Bahri Sagala (50), meninggal dunia, sementara, penyebab kebakaran diduga berasal dari arus pendek listrik

Informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 13.00 WIB dan melanda lantai dua bengkel yang seluruh bangunannya terbuat dari papan.

Saat terjadinya kebakaran, korban sempat membantu memadamkan api dengan menyiram bagian dalam bengkel.

 

Baca Juga: KPP Pratama Sosialisasikan SPT Tahunan di Polres Padangsidimpuan

 

Setelah api mulai mereda, korban terlihat memantau kondisi bangunan, namun tak lama kemudian, korban tiba-tiba terjatuh lemas di depan warung yang berada di sekitar bengkel.

Warga yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke RSUD Padangsidimpuan dan sesampainya di rumah sakit, oleh pihak runah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.

Kapolres Padangsidimpuan AKBP. Wira Prayatna dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP. H Naibaho membenarkan peristiwa kebakaran tersebut yang nenyebabkan pemilik bengkel meninggal dunia.

Baca Juga: Disebut Ada Penimbunan Logistik di Gudang, Kepala BPBD Bireuen Bilang Begini

 

Disebutkannya, dari hasil analisa awal dari pihak kepolisian, korban meninggal dunia bukan akibat terbakar, melainkan diduga mengalami serangan jantung yang dipicu kondisi panik dan stres saat kebakaran terjadi.

Kasat menjelaskan, pihaknya juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara, memasang garis polisi, memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan bahan keterangan guna penyelidikan lebih lanjut dan akibat kejadian tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp15 juta.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Iin Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB
X