Realitasonline.id - Taput | Sebanyak 23 ahli waris korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Tapanuli Utara tahun 2025 mendapat santunan jiwa.
Santunan bagi korban jiwa , diserahkan Bupati Taput Dr. Jonius Taripar Hutabarat di Kantor Dekranasda Tarutung, Sabtu (24/1/2026).
Hadir perwakilan Kementerian Sosial Republik Indonesia Endang Yoga Yasonta, pekerja sosial ahli muda Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Kementerian Sosial dan Supriyanto serta Roro Wilis Irene dimana masing-masing menerima Rp 15.000.000.
Bupati Taput JTP Hutabarat menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga korban.
Baca Juga: Pengutipan Parkir di Pasar Bakaran Batu Deli Serdang Dihentikan, tapi Sementara
Kegiatan ini bukanlah acara yang ringan, melainkan momentum penuh keprihatinan dan empati, karena sebanyak 23 jiwa masyarakat Tapanuli Utara telah menjadi korban bencana hidrometeorologi sepanjang tahun 2025.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah, saya menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban. Sampaikan salam kami kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan,” ujar JTP.
JTP mengajak seluruh keluarga korban untuk tetap tabah dan berserah kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam menghadapi cobaan ini. Ia menyampaikan penghiburan melalui firman Tuhan dalam Mazmur 147 ayat 3, yang menyatakan bahwa Tuhan menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka, sebagai sumber pengharapan dan kekuatan bagi seluruh keluarga yang berduka.
Baca Juga: Lantik 1.822 PPPK, Wali Kota Padangsidimpuan Warning PPPK: Kinerja Rendah Kontrak Tak Diperpanjang!
JTP berharap masyarakat semakin aktif dan responsif dalam melaporkan setiap kejadian bencana serta segera melakukan koordinasi dengan pemerintah.
“Saya berharap apabila ada bantuan seperti ini, masyarakat segera merespon, melaporkan, dan melakukan koordinasi dengan pemerintah, sehingga hak-hak masyarakat dapat terpenuhi dengan baik dan tepat waktu,” pintanya.