Realitasonline.id - Tapanuli Selatan | Akses transportasi umum di Tapanuli Selatan (Tapsel) masih belum pulih sepenuhnya akibat dampak bencana longsor. Di tengah keterbatasan akses pascabencana banjir bandang dan tanah longsor tersebut, anak-anak sekolah menaiki mobol kepolisian untuk berangkat ke sekolah.
Aksi kegiatan sosial dilakukan personel Posko Utama Garoga memastikan anak-anak tetap dapat menempuh pendidikan dengan aman, Selasa (3/1/ 2026).
Personel Posko Utama Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, melaksanakan kegiatan penjemputan dan pengantaran anak-anak sekolah yang terdampak bencana alam. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk respons atas terhentinya angkutan umum akibat kerusakan akses jalan di wilayah tersebut.
Baca Juga: Kasus KDRT di Paluta: Ketika Emosi Mengalahkan Akal, Istri Jadi Korban Kekerasan Suami
Dipimpin oleh personel Posko Utama, Briptu Hadi Lingga, para personel Brimob secara langsung menjemput anak-anak dari rumah masing-masing dan mengantarkan mereka hingga ke sekolah tujuan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan meskipun masyarakat masih berada dalam tahap pemulihan pascabencana.
Baca Juga: PTSL Hadirkan Kepastian Hukum Bagi Warga Sitamiang Baru
Kegiatan penjemputan dan pengantaran ini disambut hangat oleh para orang tua dan pihak sekolah. Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian personel Brimob yang telah membantu mengatasi kendala transportasi di tengah kondisi darurat.
Dengan selesainya kegiatan ini, seluruh anak-anak sekolah yang terdampak berhasil diantar ke sekolah masing-masing dengan aman. Kehadiran Brimob di Desa Garoga menjadi bukti nyata bahwa Polri terus berkomitmen hadir untuk masyarakat, terutama dalam menjaga keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah terdampak bencana. (OG)