Realitasonline.id - Tapanuli Selatan | Personel Batalyon C Brimob Polda Sumut laksanakan pengamanan di wilayah Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Minggu (1/3/2026).
Kegiatan itu difokuskan pada pengawasan pembangunan huntara (hunian sementara), pengamanan aktivitas masyarakat, serta pemantauan normalisasi sungai sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.
Kegiatan berlangsung di sejumlah titik Batang Toru Tapsel, meliputi area pembangunan huntara (hunian sementara) di Desa Napa, Desa Garoga, dan Desa Aek Ngadol.
Personel Brimob melaksanakan patroli di sekitar pembangunan huntara Desa Napa untuk memastikan proses berjalan aman dan kondusif.
Dari total 252 unit hunian sementara yang direncanakan, sebanyak 216 unit telah terbangun, sementara 36 unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan. Pembangunan huntara diharapkan rampung sebelum Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kehadiran personel turut menciptakan rasa aman sehingga masyarakat dapat bekerja dengan nyaman.
Selain pengamanan pembangunan, personel Brimob juga melakukan pengawasan normalisasi Sungai Desa Garoga dengan dukungan dua unit alat berat.
Pengawasan ini memastikan pengerukan berjalan sesuai rencana, dengan pendalaman alur sungai dan perapian bantaran guna mengurangi risiko banjir serta mendukung keselamatan warga sekitar.
Baca Juga: Hari Raya Idulfitri 1447 H Diperkirakan Jatuh pada 20 Maret 2026
Di sisi lain, personel yang beragama Kristen melaksanakan ibadah Minggu di GKPA Aek Ngadol.
Ibadah berlangsung khidmat dan lancar, mencerminkan komitmen Brimob dalam menjaga kebebasan beribadah sekaligus memperkuat kedekatan dengan masyarakat.
Danton Penugasan Ops Aman Nusa II, Ipda Leonardo Marbun, yang menegaskan bahwa kehadiran Brimob tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga memastikan proses pemulihan berjalan berkelanjutan dan manusiawi.
Baca Juga: Rumah Sehat Baznas Kota Bogor Luncurkan Program Selter Ojek Sehat Sambut Ramadan
“Kami hadir untuk memastikan seluruh aktivitas masyarakat, mulai dari pembangunan hunian sementara, normalisasi sungai, hingga pelaksanaan ibadah, dapat berjalan aman dan tertib. Harapannya, warga dapat kembali beraktivitas dengan tenang dan optimis menata kehidupan ke depan,” ujar Ipda Leonardo Marbun. (Ogek Tanjung)