Salah satu toko pesantren yang memerdekakan negeri in adalah Muhammad Hatta, yang merupakan alumni pesantren dari Sumbar. "Dan masih banyak lagi pimpinan negeri ini yang merupakan alumni pesantren," katanya.
Kegiatan road show seminar Man Jadda Wajada yang akan berlangsung sekitar 15 hari di berapa tempat di Sumut, yang dimulai dari Kota Medan, kemudian Binjai, dan Labuhanbatu. Antara lain akan mengagas dan memberikan semangat pada para santri dan mengajak para santri untuk rajin membaca.
Muchlis menyampaikan IKPM memiliki banyak alumni yang tersebar di berbagai daerah, khususnya di Sumut. Diketahui Sumut merupakan salah satu provinsi terbesar yang menyumbangkan anak didik yang menjadi santri di Pesantren Gontor. Kurang lebih setiap tahunnya 2.000 orang yang mengecap ilmu di pesantren Gontor.
"Dengan acara ini maka seluruh alumni dikumpulkan di sini sebagai sarana silaturhami," katanya.
Sementara itu, Ustaz Akbar Zainuddin yang memberikan motivasi pada kesempatan itu mengajak seluruh santri setelah lulus dari pesantren untuk memiliki tujuan dan cita cita. Diharapkan nantinya, cita-cita ini dapat memberikan kemaslahatan bagi keluarga, dan masyarakat.
"Karena hidup harus mempunyai target dan impian. Kalau setiap lima tahun target yang dikejar tidak terpenuhi, maka kesungguhan dan kerja keras tidak sesuai. Karena usaha tidak pernah menghianati hasil," katanya.
Akbar juga mengingatkan para santri untuk sabar menjalani proses itu, karena Allah SWT akan memberikan yang terbaik untuk hambanya yang berusaha dan sabar. Di akhir pertemuan itu, Akbar meminta para santri untuk menanamkan sifat sabar, pantang meyerah, dan tetap istiqomah. (AY)