Edward juga menambahkan, wartawan hendaknya melakukan apa yang dinamakan chek and richek (konfirmasi silang) terhadap pihak pihak terkait. "Sebelum menulis dan menerbitkan berita sebaiknya melakukan konfirmasi agar produk berita yang ditulis dan diterbitkan tidak tendensius dan berkualitas," katanya lagi.
Edward juga menanggapi terkait adanya oknum wartawan yang mengirimkan konsep beritanya kepada pihak-pihak yang akan diberitakan. "Salah itu, konsep berita harusnya dikirimkan kepada pihak redaksi bukan kepada sasaran pemberitaan. Maksud saya bila konsep berita sebelum terbit dikirim lebih dahulu kepada sasaran berita berarti ada tanda kutip disitu, sudah pahamlah kita itu arahnya kemana" ucap Edward yang ditemui Wartawan, Minggu pagi itu di Siantar.
Seperti dijelaskan KPLP, Lapas Kelas IIA Pematang Siantar saat ini sedang berbenah dan akan terus berbenah kearah yang lebih baik. Apapun bentuk Kritik dan Saran demi Kemajuan Lapas ini secara positif pasti akan kami tampung, tentunya dengan kritik dan saran yang sehat serta sifatnya membangun atau dengan kata lain Saran dan Kritik yang murni tanpa ada embel-embel lain dibalik saran dan kritik itu, karena keberhasilan Lapas Kelas IIA Pematangsiantar mendapatkan WBK dan WBBM adalah keberhasilan Pemerintah Daerah juga. (SS)