Simalungun - Realitasonline.id | Bupati Simalungun diwakili Wakil Bupati H Zonny Waldi hadiri acara Wisuda santriwan/Wati akhir kelas enam KMI (Kuliatul Mualiminal Islamia) Angkatan XXXII Tahun 2023 Zealous Generation Tahun Pelajaran 2022-2023 Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Al-Kautsar Panei Tongah, Kecamatan Panei, Simalungun, Sumut, Minggu (21/5/2023).
Wakil Bupati Simalungun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ponpes Modern Al Kautsar yang telah mendidik anak anak Indonesia selama enam tahun pondok pesantren. "Semoga dengan didikan ini anak-anak memiliki ilmu pengetahuan, baik di bidang agama maupun pengusahaan ilmu teknologi,"kata Zonny Waldi.
Kepada anak-anak yang baru di wisuda, Wakil Bupati berpesan, ikrar yang telah diucapkan agar dibuktikan untuk mengikat diri anak-anak terhadap Ponpes ini. "Kalian buktikan itu secara lahiriah. Kemudian kembangkan dirimu untuk senantiasa meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi, karena diluar Ponpes ini pertarungan dan tantangan begitu besar," ungkapnya.
Baca Juga: Ini Dampak Positif Pembangunan ZI, BNN Siantar Gunakan SPKP dan SPAK
Untuk itu, Wakil Bupati mengatakan, karakter yang telah di bangun selama di Pesantren agar jadikan sebagai pedoman dan pakaianmu seharian, sehingga ilmu yang diperoleh membentuk karakter yang baik.
"Jadilah orang yang memiliki Budi pekerti yang baik, hormati orang tua, guru, pandai-pandai bergaul dengan sesama. Jadilah orang yang selalu menyeru kebaikan, kembangkan terus pendidikanmu dan jangan berhenti menuntut ilmu, lanjutkan terus pendidikanmu dan jangan pernah tinggalkan bukumu," harapnya.
Selanjutnya Wakil Bupati juga meminta kepada para wisudawan/wati untuk menyayangi almamater. "Jadilah pendakwah, pejabat, politikus, entrepreneur yang jujur, karena dengan karakter seperti itu, dunia ini bisa kita bangun. Dan jadilah kalian perekat Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika ini,"ujar Wakil Bupati.
Baca Juga: Mantan Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp44,9 Miliar
Kepada orang tua, Wakil Bupati juga berpesan jangan memberikan pendidikan kepada anaknya sampai jenjang ini saja, tapi berikan kesempatan kepada anak anak untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi.
"Orang bijak mengatakan, orang yang berilmu itu akan diangkat derajatnya, takut dengan Allah, mendapat kebahagiaan di dunia dan diakhirat, orang berilmu pahalanya akan mengalir terus hingga akhirat,"sebut Wakil Bupati mengakhiri.
Para santriwan/wati yang di wisuda berjumlah 54 Orang, antara lain berasal dari Kabupaten Simalungun, Kota Pematangsiantar, Asahan, Karo, Serdang Bedagai, Labuhan Batu Selatan, Batam, Toba Samosir, Medan.
Baca Juga: 325 Calon Jemaah Haji Bireuen Mengikuti Manasik Haji
Sebelum di wisuda, para santriwan/santriwati mengikuti berbagai kegiatan yaitu antara lain ujian tulisan gelombang pertama, Taujihat Amaliyah At Tadris, Penulisan I'dad Mamaliyah At Tadris, Percontohan At Tadris, Pelaksanaan Amaliyah At Tadris, Penutupan Amaliyah At Tadris, Ujian Lisan Gelombang Kedua, Ujian Madrasah Aliyah, Ujian Tulisan Gelombang Kedua, Pelaksanaan Khutabul Wada', pembekalan calon alumni angkatan XXXII, pelaksanaan Khutubul Kutub, Rishlah Iqtishadiyah.