Terkait Ponpes di Sampali, Ulama Himbau Warga Jangan Terpancing Provokasi Berita Hoax

photo author
Mery Ismail, Realitas Online
- Sabtu, 10 Juni 2023 | 12:45 WIB
Ulama dan Wakapoldasu Brigjen Jawari saat membahas ponpes di Mapolrestabes Medan (Realitasonline.id/zul)
Ulama dan Wakapoldasu Brigjen Jawari saat membahas ponpes di Mapolrestabes Medan (Realitasonline.id/zul)

 

Tamora - Realitasonline.id | Salah seorang ulama Sumatera Utara, Prof DR Amiruddin MS menghimbau warga masyarakat tidak mudah terpancing provokasi dari berita-berita yang tidak benar apalagi menjurus fitnah. Semua pihak harus bisa berfikir secara jernih dan penuh kedewasaan, apalagi menyangkut isu-isu Sara dan sejenisnya.

“Kondusifitas yang selama ini terjaga di Sumatera Utara, harus terus kita rawat, sehingga bisa menjadi perekat yang kuat bagi seluruh elemen masyarakat,” ungkap Buya Amiruddin MS saat menghadiri pertemuan, dengan tokoh-tokoh ulama dan Kepolisian serta PTPN2 di Mapolrestabes Medan, Rabu malam (7/6/23).

Pertemuan tersebut secara khusus membicarakan Pesantren Tahfiz Darul Ibtihaj yang sempat diisukan akan dibongkar oleh PTPN2. “Alhamdulillah, pertemuan itu bisa berlangsung sangat cair dan bisa melahirkan kesepakatan yang positif bagi semua pemangku kepentingan,"ujar Buya.

Baca Juga: Dies Natalis ke-36, Sakhyan: Alumni STIK-P Medan Siap Pakai Banyak Diincar

Buya Amiruddin MS didampingi Ustad Zulfikar Hajar dan Ustad Amhar Nasution memuji sikap Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Simanjuntak begitu cepat merespon isu yang sempat beredar dan memprakarsai pertemuan yang dihadiri Wakapolda Brigjen Pol Jawari.

Ditambahkan Buya Amiruddin MS bahwa ulama juga menghargai sikap PTPN2 dan Pondok Pesantren Tahfiz yang bisa mencapai kesepakatan untuk melahirkan solusi terbaik.“Kita berharap dalam tindak lanjutnya nanti bisa melahirkan sesuatu yang patut dihargai semua pihak,” tambahnya.

Ulama kharismatik ini menghimbau, masyarakat tidak hanya harus bijak menyikapi berita-berita tersebar melalui media sosial, tapi juga tidak mudah menyebarkannya ke pihak-pihak lain, agar tidak menjadi bahan provokasi dan bisa dijadikan bahan untuk tujuan-tujuan negatif.

Baca Juga: Soal Pembakaran Balai Pengajian Milik Muhammadiyah, Polres Bireuen: Tunggu Hasil Tim Labfor Polda Sumut

PTPN2 melalui Kasubag Humas, Rahmat Kurniawan dengan tegas mengungkapkan, untuk saat ini tidak ada pembongkaran bangunan Pondok Pesantren Tahfiz Darul Ibtihaj, seperti sempat disebar pihak kurang bertanggungjawab melalui media sosial.

Sementara Kepala Dinas Komunikasi Informasi (Kadis Kominfo) Provinsi Sumatera Utara, Ilyas Sitorus menghimbau, para pengurus dan santri Pondok Pesantren Tahfidz Quran Darul Ibtihaj yang berdiri di ujung Jalan Kemuning Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang tetap tenang dan tidak perlu risau.

Baca Juga: Polisi Belum Tetapkan Tersangka Pelaku Diduga Pembakar Balai Pengajian Muhammadiyah Di Bireuen

"Kita berharap para santri Tahfidz Al Quran tersebut jangan terprovokasi atau termakan isu yang tidak benar. Sebab tidak ada pembongkaran terhadap Pondok Tahfidz, dalam kaitan penertiban areal HGU Nomor 152 Kebun Sampali PTPN II," ujar Ilyas Sitorus. 

Karena itu, Ilyas Sitorus mengajak para santri tetap tenang di ponpes dan jangan terpancing melakukan reaksi yang bukan pada tempatnya. Sehingga bisa dimanfaatkan pihak-pihak yang ingin mengambil kepentingan tertentu dengan memanfaatkan para santri.(zul)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mery Ismail

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB
X