Realitasonline.id - Langkat | Judi berkedok game tembak ikan marak beroperasi di wilayah hukum Polres Langkat, tepatnya di Dusun Bukit Kuda Desa Stabat Lama Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat, hingga kini tidak tersentuh aparat penegak hukum.
Pemilik game diduga dijaga oknum aparat, memperkerjakan wanita untuk pemegang koin menawarkan permainan judi game tembak ikan, dimana nantinya koin-koin yang didapat bisa ditukarkan dengan sejumlah uang kontan.
Menurut warga, bisnis haram perjudian itu beroperasi dari pagi hingga malam hari. Praktik penyakit masyarakat (pekat) tersebut, mampu meraup omset hingga puluhan juta setiap harinya.
Baca Juga: Alamak Gawat ! Lokasi Judi Tembak Ikan Tak Jauh Dari Polsek Perbaungan
“Setiap harinya ramai dikunjungi para supir dan toke sawit, bahkan juga banyak warga sekitaran se kecamatan Wampu bermain judi ketangkasan tembak ikan tersebut," ujarnya.
Sementara, informasi menyebutkan, praktik perjudian itu sudah berlangsung selama satu tahun lebih, tanpa tersentuh hukum. Bisnis haram itu mendapat penjagaan dan pengawalan dari pria berbadan tegap.
Pantauan langsung awak media saat berada di lokasi, Rabu (5/3/2025), rata-rata yang bermain di tempat game tersebut, pria paroh baya. Dengan membayar koin minimal sejumlah Rp50 ribu, pengunjung dapat bermain game tembak ikan tersebut. Nantinya setelah terkumpul banyak koin bisa ditukar dengan sejumlah uang.
Bahkan lokasi judi tembak ikan tersebut luput dari pantauan aparat karna berada dibelakang warung kopi tidak tampak kelihatan dari depan.
Pengunjung yang datang silih berganti sangat leluasa keluar masuk dengan tujuan bermain judi ketangkasan jenis tembak ikan tersebut.
"Lanjut keterangan pengunjung kalau permainan judi tembak ikan tersebut telah beroperasi sudah setahun lebih," tegasnya.
Baca Juga: Heboh ! Massa Ngamuk dan Seret Mesin Judi Tembak Ikan Kebadan Jalan Kota Kisaran
Terkait lokalisasi judi tembak ikan yang ada didusun Desa bukit kuda desa Stabat Lama Kec, Wampu, awak media mengkonfirmasi Kapolres Langkat melalui pesan WatshAp agar segera memberikan atensi dan menangkap para pelaku namun tidak ada jawaban.(MA)