TAPANULI SELATAN - realitasonline.id | Guna memperlancar akses prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 117 Kodim 0212/Tapsel, membangun jembatan yang terbuat dari papan, Jumat (14/7/2023).
Pembangunan jembatan papan tersebut salah satu sasaran fisik yang panjangnya sekira 6 meter danlLebar 3 meter yang nantinya akan mempermudah akses transportasi yang menghubungkan Kelurahan Sitinjak dan Desa Sirtaratoit Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel)
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0212/Tapsel Letkol Inf. Amrizal Nasution selaku Komandan Satuan Tugas (Dan Satgas) TMMD 117 Kodim 0212/Tapsel mengatakan, dengan semangat gotong-royong dan kebersamaan antara anggota Satgas TMMD dengan warga setempat, ini sebagai bukti bahwa TMMD dapat menjadi pendorong semangat dan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Padangsidimpuan Berbenah: Dinas PUTR Susun RDTR Kawasan Perkotaan
“Pengerjaan ini harus fokus pada pekerjaannya yang dilakukan baik oleh anggota Satgas TMMD maupun masyarakat. Sehingga hasil ini akan cepat dirasakan masyarakat, apalagi kekompakan pada saat bekerja dapat dilihat dari proses pengerjaan yang dilakukan serta dalam komunikasi yang baik antara prajurit TNI dan masyarakat, ” terang Dandim.
Diharapkan dengan terbangunnya jembatan ini, nantinya masyarakat dapat merasakan manfaatnya, karena jembatan tersebut akan menjadi akses jalan yang dapat digunakan untuk membantu mereka membawa hasil bumi atau hasil panen.
"Tentunya dengan terbangunnya jembatan ini, akses pengangkutan hasil bumi berupa karet dan buah salak akan semakin lancar nantinya," ucap Dandim.
Baca Juga: Cerita Camat Angkola Barat Tapsel Soal TMMD yang Masih Sangat Dibutuhkan
Sementara warga Kelurahan Sitinjak Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapsel Amruddin (40) mengaku, sebelum adanya TMMD ini, akses pengangkutan hasil bumi cukup sulit dan harus menggunakan kuda beban.
"Tapi, dengan dibangunnya akses jalan dan jembatan kayu melalui program TMMD 117 Kodim 0212/Tapsel, ke depannya masyarakat semakin mudah untuk mengangkut hasil bumi, " tuturnya (RI)