"Maka kami tidak ngotot lagi untuk membangun mesjid dulu. Kami bangun Musalla Taqwa Muhammadiyah dan Prof Muhajir menghendaki supaya membuat proposal Musalla untuk diusahakan dana. April lalu saya serahkan proposal ke tangan Prof Muhajir," sebutnya.
Baca Juga: Jemaat Gereja Mawar Saron Jalan Hasanuddin Kota Binjai Didemo Warga, TNI Polri Siaga Keamanan
Seterusnya diungkapkan oleh A Malik Musa, sambil menunggu realisasi anggaran dari proposal yang diajukan ke PP Muhammadiyah, pihak PCM Samalanga pada 3 Lebaran Idul Fitri 1444 H mengadakan salat subuh berjamaah di tanah wakaf milik Muhammadiyah Samalanga dan hadir 200 jamaah dari berbagai penjuru desa.
"Dua Minggu lalu sambil menunggu dana dari usaha Prof Muhajir dan dana sumbangan masyarakat yang sudah lama mengendap, PCM Samalanga yang juga Ketua Panitia Pembangunan Musalla mengambil inisiatif untuk membangun tempat wudhu dan WC. Seminggu setelah di buat tempat wudhuk dan WC, tadi subuh balai itu diduga dibakar," pungkasnya.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bireuen, dr. Athaillah A Latief kepada Realitas, mengatakan pada Balai tempat salat dan istirahat yang diduga dibakar telah dipasang garis polisi. Selain itu, Polisi juga telah menyita CCTV yang terpasang di tempat itu.
Baca Juga: Nobar Literasi Digital di SMP Negeri 1 Batang Kuis Deli Serdang
"Ada dua buah CCTV yang dipasang di tempat itu. Satu sepertinya hangus, tapi satu lagi sudah diambil Polisi. Informasi dari Ketua PCM Samalanga, Polisi juga sudah memanggil petugas operator CCTV ke Polsek Samalanga," ujar Athaillah A Latief.
Sementara Pj Bupati Bireuen Aulia Sofyan terkait kasus dugaan pembakaran Balai tempat salat dan tempat istirahat yang dibangun di atas tanah wakaf milik Muhammadiyah mengatakan, masalah tersebut sudah diserahkan ke Polres Bireuen.
"Sudah ditangani Polres Bireuen. Dan informasinya Tim Inafis Polri dari Medan sudah menuju ke Bireuen," kata Aulia Sofyan.
Baca Juga: Kemenag Sumut : PPIH Tanah Air Dan Arab Saudi Komit Beri Pelayanan Terbaik Kepada Jemaah Haji
Pasca terbakarnya Balai itu, Pj Bupati Bireuen telah menggelar pertemuan khusus dengan Forkopimda di ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bireuen yang membahas hal itu.
Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja melalui Kasat Reskrim AKP Zia Ul Archam yang dihubungi melalui pesan Whatsapp terkait perkembangan penanganan kasus dugaan pembakaran Balai milik PC Muhammadiyah Samalanga mengatakan, perkara tersebut masih tahap penyelidikan.
"Kami masih dalam tahap lidik terhadap kasus ini," jawab Kasat Reskrim Polres Bireuen. Informasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) diamankan CCTV, dibenarkan oleh AKP Zia Ul Archam.
Baca Juga: Ps Kanit Polsek Padang Bolak Naik Pangkat, Kapolres Tapsel: Baik-baik Kepada Masyarakat
Terhadap kabar yang beredar bahwa sudah ada orang yang diduga pelaku pembakaran telah diamankan Polisi, hal itu dibantah oleh Kasat Reskrim.