Vaksin IndoVac Bio Farma Kantongi Izin EUA dan BPOM: Siap Digunakan Sebagai Booster

photo author
Ilham Aga Putra Lubis, Realitas Online
- Rabu, 3 Mei 2023 | 09:30 WIB
Vaksin Indovac (Realitasonline.id/AL)
Vaksin Indovac (Realitasonline.id/AL)

Jakarta - realitasonline.id | Vaksin IndoVac yang merupakan vaksin covid-19 produksi Bio Farma berhasil mendapatkan persetujuan Emergency Use Authorization (EUA) atau izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai vaksin lanjutan/penguat (Booster) bagi usia 18 tahun ke atas yang sebelumnya telah menerima vaksin primer Pfizer.

Hal ini berdasarkan surat yang diterbitkan BPOM tanggal 21 April 2023 perihal perubahan obat INDOVAC.

Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir menyampaikan dengan didapatkannya EUA dari BPOM ini menambah daftar penggunaan vaksin IndoVac sebagai booster untuk usia 18 tahun keatas.

 

Baca Juga: PGN Subholding Gas Pertamina Catat Laba Bersih Rp1 Triliun Lebih pada Triwulan I 2023

 

Sebelumnya Bio Farma telah mendapatkan EUA vaksin IndoVac sebagai booster bagi masyarakat usia 18 tahun keatas yang telah menerima vaksin primer dari Sinovac dan Astra Zeneca dan baru saja kami kembali berhasil mendapatkan EUA vaksin IndoVac untuk booster vaksin primer covid 19 dari Pfizer, ujar Honesti.

“Ini membuktikan vaksin IndoVac, hasil karya anak bangsa memiliki kualitas yang sejajar dengan produk global," sebutnya.

IndoVac tidak hanya memenuhi unsur safety, quality dan efficacy namun memiliki nilai lebih yaitu telah resmi memperoleh Fatwa dan Ketetapan Halal dari MUI yang kemudian mengantongi sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) sehingga produknya bisa diterima seluruh penduduk dunia.

 

Baca Juga: Buntut Tewasnya Korban di Lift Bandara Kualanamu, 5 Petugas Dinonaktifkan

 

Sertifikasi Halal menjadi salah satu keunggulan IndoVac dipasar global, paparnya lebih lanjut.

Hasil Uji Klinis Booster Heterolog Primer Sinovac, AztraZeneca dan Pfizer menyatakan Vaksin aman. Kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) terbanyak yaitu nyeri di tempat suntikan dan nyeri otot yang bersifat ringan.

Vaksin IndoVac sebagai dosis booster heterolog terhadap vaksin Primer (Sinovac, AztraZeneca dan Pfizer) dapat meningkatkan titer antibodi dan titer netralisasi terhadap varian Omicron.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ilham Aga Putra Lubis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Unggulan Pejabat Kadis Pertanian dan Ketapang Taput

Jumat, 23 Januari 2026 | 11:49 WIB

PTPN1 Regional 1 Sembelih 13 Lembu, 4 Kambing

Minggu, 8 Juni 2025 | 06:46 WIB
X