2. Girls in the Dark
Selanjutnya yang mendapatkan rating paling tinggi adalah Girls in the Dark. Ceritanya tentang misteri kematian gadis terpopuler di sekolah dan dampaknya bagi kehidupan teman-temannya. Plot twist yang disuguhkan di akhir cerita ini cukup untuk membuat para pembaca misuh-misuh.
Konflik Girls in the Dark dimulai dari kematian Itsumi Shiraishi, ketua klub sastra. Tak ada yang bisa memastikan apakah peristiwa tersebut adalah bunuh diri atau pembunuhan. Satu hal yang pasti, Itsumi menggenggam setangkai bunga lili lembah. Petunjuk itu mengarah kepada semua anggota klub sastra.
Baca Juga: Enaknya Jadi PNS, Batas Usia Pensiunan Dipersingkat tapi Tetap Dapat Tunjangan, Pak Jokowi Emang Top
3. Absolute Justice
Novel Absolute Justice memiliki premis cerita yang hampir sama dengan Girls in the Dark, meskipun konflik yang disajikan tetap memiliki perbedaan. Ceritanya tentang lima orang gadis yang bersahabat sejak SMA hingga usia 30-an.
Noriko merupakan gadis yang memiliki rasa keadilan tinggi. Awalnya, semua orang bersimpati kepada dirinya hingga ia diterima menjadi bagian dari gang Yumiko, Kazuki, Riho, dan Reika. Namun, kukuhnya Noriko dalam menyampaikan kebenaran membuat teman-temannya merasa terancam. Akhirnya, salah satu dari mereka membunuh Noriko.
4. Memory of Glass
Memory of Glass adalah novel Rikako Akiyoshi tentang Mayuko Kashihara yang tak bisa mengingat apa pun tentang pembantaian yang menewaskan kedua orangtuanya, begitu juga kecelakaan yang membuatnya mengalami disfungsi otak. Memorinya hanya bertahan selama 10 menit. Kedua peristiwa itu berlangsung 20 tahun lalu.
Baca Juga: Hati-hati Foto di Prancis Bisa Kena Denda Rp4.8 Miliar, Kalau Nggak Ngaku Pakai Filter
Kini, Mayuko yang masih meyakini dirinya berumur 20 tahun datang ke kantor polisi dan mengaku ia baru saja membunuh seseorang. Namun, beberapa menit kemudian ia sudah tak ingat dengan pengakuannya sendiri. Dua detektif yang menyelidiki kasus Mayuko, Yuka Kiritani dan Junji Nomura tak bisa berbuat banyak.