Makna dan Ciri-ciri Haji Mabrur, Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat: Jangan Lupakan Kewajiban ini

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Kamis, 1 Juni 2023 | 11:03 WIB
Ustaz Adi Hidayat (Realitasonline.id/ tl)
Ustaz Adi Hidayat (Realitasonline.id/ tl)

Realitasonline.id | Melaksanakan haji merupakan perintah dari rukun Islam yang ke-5 yang wajib dilaksanakan bagi orang-orang yang mampu dalam melaksanakannya.

Dalam melaksanakan ibadah haji memiliki aturan ataupun syarat-syarat dalam melakukan ibadah tersebut.

Sebagaimana yang dijelaskan oleh Ustaz Adi Hidayat tentang rangkaian dalam beribadah haji, yaitu setelah wukuf Arafah, kemudian kita kembali ke Mekah kemudian wajib haji yang lainnya yaitu tawaf ifadah.

Baca Juga: Pemerintah Arab Saudi Tambahan Fasilitas 10 Toilet Baru Disiapkan Di Setiap Maktab Di Arafah

Dengan melakukan serangkaian tawaf tersebut maka selesailah rangkaian dari pelaksanaan ibadah haji.

Dalam ungkapan Ustaz Adi Hidayat bahwasanya umat Islam sebelum meninggalkan tanah suci mereka wajib melaksanakan tawaf wada’ atau yang biasa disebut dengan tawaf perpisahan dengan Ka'bah yang ada di tanah suci.

Baca Juga: Imam Al Ghazali Jelaskan Keistimewaan Meninggal di Tanah Suci, Semua Umat Muslim Menginginkannya

Tradisi dari masyarakat Indonesia khususnya ketika seseorang atau kerabat sanak saudara ataupun tetangga yang baru pulang melaksanakan ibadah haji akan mendapatkan sebuah gelar.

Gelar tersebut ialah haji mabrur. Tetapi, tahukah Anda bahwa kerabat, sanak saudara, ataupun tetangga yang melaksanakan ibadah haji belum tentu mendapatkan gelar haji mabrur, mengapa?

Baca Juga: Pengguna Narkoba Jalani Asesmen di BNNK Tapsel

"Haji mabrur ialah ketika kita beribadah haji yang bisa mengubah kebiasaan-kebiasaan buruk untuk menuju ke jalan yang lebih baik lagi," jelas Ustaz Adi Hidayat seperti yang dilansir dari kanal YouTube Audio Dakwah.

Makna dari kata mabrur ialah berasal dari kata biruhim yang artinya suatu kebiasaan yang disaring sehingga kebiasaan buruk yang telah dilakukan akan hilang.

Sebagaimana dalam ajaran Rasulullah disaring oleh manasik, yaitu menjadi lebih bersih itulah orang-orang yang disebut dengan haji mabrur.

Sebagaimana dilansir dari buku bimbingan lengkap haji dan umroh bahwasanya ciri-ciri haji mabrur, yaitu:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Unggulan Pejabat Kadis Pertanian dan Ketapang Taput

Jumat, 23 Januari 2026 | 11:49 WIB

PTPN1 Regional 1 Sembelih 13 Lembu, 4 Kambing

Minggu, 8 Juni 2025 | 06:46 WIB
X