Lebih Tinggi Mana Kolesterol Daging Sapi atau Daging Kambing?

photo author
Ilham Aga Putra Lubis, Realitas Online
- Jumat, 30 Juni 2023 | 10:00 WIB
Gambar ilustrasi daging (Realitasonline.id/dok)
Gambar ilustrasi daging (Realitasonline.id/dok)

Realitasonline.id | Menyantap aneka olahan daging kurban merupakan bagian dari tradisi hari raya Idul Adha. Orang Indonesia mengolah daging sapi dan kambing, dua hewan favorit yang disembelih saat Hari Raya.

Namun, tidak jarang masyarakat lebih memilih makan daging sapi karena dianggap “ramah kolesterol”. Benarkah daging sapi memiliki lebih sedikit kolesterol? Bagaimana perbandingan kadar kolesterol daging sapi dan domba? 

Dikutip dari Live Strong, kolesterol darah tinggi meningkatkan risiko penyakit jantung. Kadar kolesterol dapat dikontrol melalui olahraga dan diet, termasuk pilihan daging yang anda konsumsi. Daging sapi dan domba, seperti makanan hewani lainnya, mengandung sedikit kolesterol. Namun, menurut laporan Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), daging kambing memiliki kadar kolesterol yang lebih rendah dari pada daging sapi.

Baca Juga: Idul Adha 1444 H, Warga Samora Padangsdimpuan Sembelih 19 Ekor Hewan Kurban

Kandungan total lemak, protein dan kalori relatif lebih rendah dibandingkan daging sapi, domba dan ayam. Dikutip dari Kompas.com, sekitar 85 gram daging kambing mengandung 122 kalori, 2,6 gram lemak, dan 64 miligram kolesterol.

Sedangkan dalam porsi yang sama, daging sapi mengandung 179 kalori, 7,9 gram lemak, dan 73,1 miligram kolesterol. Namun, daging kambing juga mengandung lebih banyak zat besi daripada daging sapi.

Sekitar 85 gram daging kambing mengandung 3,73 gram zat besi, sedangkan daging sapi hanya mengandung 2,24 gram zat besi.

Baca Juga: YKMI Bagi 1500 Paket Daging Sapi Kurban di Abdya

Daging kurban, baik daging sapi maupun daging kambing relatif sehat untuk dikonsumsi asalkan ditangani dengan baik. Namun, orang dengan kolesterol tinggi dan masalah kesehatan lainnya harus berhati-hati dengan jumlah daging kurban yang mereka konsumsi.

Jika perlu, bicarakan dengan dokter  sebelum anda mulai makan daging kurban. Berikut beberapa tips penanganan daging kurban agar tetap sehat:

1. Hindari bagian tanpa daging. 
Hindari mengkonsumsi bagian non daging seperti jeroan kambing dan sapi. Menurut Kementerian Kesehatan, bagian hewani mengandung kadar kolesterol lebih tinggi dibandingkan bagian lainnya. Misalnya, kandungan kolesterol dalam 10 gram otak sapi bisa mencapai 2500 miligram. Pada saat yang sama, 100 gram hati mengandung setidaknya 564 miligram kolesterol, yaitu sekitar 188 persen asupan kolesterol harian.

Baca Juga: Nggak Nyangka, Ternyata Manfaat Kikil Sapi Bagi Kesehatan Banyak Banget

2. Hindari menggoreng dan menambahkan santan. 
Cara mengolah daging kurban yang sehat selanjutnya adalah dengan menghindari menggoreng dan menambahkan santan. Pasalnya, cara memasak ini pada akhirnya membuat daging berisiko terkena penyakit. Namun, jika Anda menyukai daging goreng, pilihlah minyak yang sehat dan rendah lemak seperti minyak zaitun atau minyak kanola.

Hindari juga mengonsumsi produk daging olahan seperti nugget atau sosis karena mengandung banyak garam. Konsumsi garam yang berlebihan dapat memicu gangguan kesehatan seperti tekanan darah tinggi. (TRI)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ilham Aga Putra Lubis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Unggulan Pejabat Kadis Pertanian dan Ketapang Taput

Jumat, 23 Januari 2026 | 11:49 WIB

PTPN1 Regional 1 Sembelih 13 Lembu, 4 Kambing

Minggu, 8 Juni 2025 | 06:46 WIB
X