Contohnya, bisa berbicara secara tatap muka lalu menatap mata anak, kemudian perilaku tubuh harus penuh dengan perhatian serta kasih sayang dengan menganggukkan kepala ataupun senyum kepada mereka agar lebih nyaman.
Baca Juga: Jangan Bertamu Pada Waktu Ini, Dilarang Dalam Islam
Selanjutnya, hentikan untuk menghakimi ataupun memarahi anak, untuk memulainya orang tua bisa mendengarkan terlebih dahulu apa yang sedang menjadi permasalahan anak.
Ketika anak sudah mau berbicara tentang permasalahannya, maka sebagai orang tua harus bisa merefleksikan tentang apa yang didengar dari cerita anak tersebut.
Tujuannya untuk menunjukkan kepada anak bahwa orang tua memang benar-benar peduli dan mau mendengar apa yang dikatakannya.
Baca Juga: Anda Kehabisan Sabun Cuci Piring? 6 Bahan Alami Ini Bisa Membantu Anda Disaat Terdesak
Reflective parenting sebenarnya cukup mudah untuk dipahami. Tapi, ketika menerapkannya juga harus memiliki kelebihan dan bisa membantu orang tua dalam memenuhi ataupun memahami apa yang seharusnya untuk mendukung anak agar tetap berada pada batasan-batasan.
Adapun keterampilan yang bisa digunakan oleh orang tua, yaitu:
1. Jangan terlalu sering menghakimi ataupun mengekang tentang perilaku anak.
Baca Juga: Kaya Akan Manfaat, Tahu dan Tempe Bisa Meningkatkan Imun pada Anak yang Mudah Tertular Penyakit
2. Selalu pantau tentang perkembangan perilaku anak lalu evaluasikan apa yang seharusnya dibenarkan terhadap tumbuh kembang dari perilaku anak yang lebih condong ke positif.
3. Selalu ada di setiap momen apa yang dia rasakan baik itu senang ataupun sedih.
4. Renungkan setiap apa kesalahan perilaku yang dilakukan oleh anak, kemudian pikirkan bagaimana solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Baca Juga: 4 Ide Hidangan Dessert Ala Chef Reynold Sebagai Pendamping Makanan Daging Sapi dan Kambing
Untuk mempertajam dari metode reflective parenting, yaitu adanya suatu pertengkaran dalam anggota keluarga ataupun menghadapi suatu perselisihan sebagai orang tua tidak boleh untuk meluapkannya dengan amarah ataupun lewat emosi.