"Pemeriksaan medis menunjukkan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan. Diperkirakan korban telah meninggal kurang lebih selama tiga hari," lanjut Salamun.
Pihak keluarga mengungkapkan bahwa SNH sebelumnya mengalami depresi setelah kecelakaan yang menyebabkan kelumpuhannya. Kecelakaan tersebut membuatnya tidak bisa lagi beraktivitas normal, sehingga membutuhkan perawatan dan bantuan dari orang lain.
Namun, karena korban mengalami kesulitan berkomunikasi, keluarga dan warga sekitar juga jarang berinteraksi langsung dengannya. Hal ini menjadi salah satu faktor mengapa kematian korban baru terungkap setelah beberapa hari.
Menurut Salamun, kondisi ini menambah duka mendalam bagi keluarga korban. Meskipun demikian, pihak kepolisian memastikan bahwa tidak ada dugaan kekerasan atau kriminalitas yang terlibat dalam kasus ini.
Penemuan mayat wanita yang membusuk di Mlati, Sleman, ini sontak menjadi perhatian publik, terutama setelah video evakuasi jenazahnya tersebar di media sosial.
Baca Juga: Anggota DPRD Belitung Timur Dilantik: Jimmi Tjong, Anggota Dewan Tertua
Banyak warganet yang mengomentari kejadian tersebut dengan rasa prihatin, mengingat kondisi korban yang hidup dalam keterbatasan fisik pasca kecelakaan.
Kondisi mayat yang membusuk juga menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat, terutama terkait perhatian terhadap orang-orang yang hidup sendiri dengan kondisi kesehatan yang terbatas.
Beberapa warganet juga menyerukan agar kejadian seperti ini menjadi pelajaran bagi tetangga dan lingkungan sekitar untuk lebih memperhatikan satu sama lain, terutama mereka yang memerlukan bantuan atau dalam kondisi rentan.
Saat ini, pihak kepolisian telah menutup kasus ini sebagai kematian alami tanpa adanya unsur kekerasan atau tindak pidana.
Baca Juga: Cemburu Buta Bacok Lelaki Gebetannya, Remaja Asal Rembang Dibekuk Satreskrim Polres Rembang
Proses evakuasi dan pemeriksaan jenazah telah dilakukan sesuai prosedur, dan jenazah SNH akan segera diserahkan kepada pihak keluarga untuk prosesi pemakaman.
Kematian SNH menambah daftar kasus penemuan mayat yang terjadi di wilayah Sleman dan Jogja dalam beberapa bulan terakhir.
Meskipun demikian, pihak kepolisian terus mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar, terutama bagi mereka yang hidup sendirian atau dalam kondisi sakit.