Realitasonline.id-Bekasi |Tawuran antar-pelajar kembali menelan korban jiwa di Bekasi pada Rabu malam (30/10). Seorang pelajar meninggal dunia akibat luka senjata tajam dalam bentrokan yang terjadi di Jalur Row 30, pertigaan Asera, Kota Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat.
Korban dilaporkan meninggal di lokasi kejadian setelah mengalami luka parah, diduga akibat serangan senjata tajam yang digunakan oleh sejumlah pelajar lainnya.
Menurut keterangan warga dan informasi di media sosial, tawuran terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, dengan para pelaku menggunakan sepeda motor serta membawa senjata tajam seperti celurit.
Insiden berlangsung di Jalur Row 30, tepatnya di sekitar pertigaan Asera. Berdasarkan laporan di media sosial, sejumlah remaja terlihat berboncengan dengan tiga sepeda motor sambil membawa senjata tajam.
Baca Juga: Peringati Hari Jadi Humas Polri Ke 73, Polres Padangsidimpuan Gandeng PMI Gelar Donor Darah
Petugas yang berada di sekitar lokasi sempat mencoba mengejar pelaku yang tampak mencurigakan.
Saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan bahwa bentrokan terjadi secara singkat dengan keterlibatan langsung para pelajar. Ketika petugas tiba di lokasi, korban sudah ditemukan tergeletak di pinggir jalan dalam kondisi kritis.
Peristiwa berlangsung begitu cepat sehingga aparat keamanan tidak sempat menghentikan bentrokan atau mencegah jatuhnya korban jiwa.
Korban ditemukan bersimbah darah di bahu jalan, dekat sepeda motornya. Warga setempat menyatakan bahwa korban sudah tidak bernyawa akibat luka parah yang dideritanya. Pengejaran terhadap pelaku sempat dilakukan, namun mereka berhasil melarikan diri ke arah Kota Bekasi.
Baca Juga: Nikita Mirzani Dipuji Netizen Usai Kritik Najwa Shihab
Para pelajar yang diduga terlibat langsung melarikan diri segera setelah menyadari adanya korban jiwa.
Hingga berita ini diterbitkan, kepolisian belum mengonfirmasi identitas korban maupun para pelaku yang terlibat. Jenazah korban telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk pemeriksaan lebih lanjut.