Anggota DPRD Medan Lapor Balik Oknum Pencemaran Nama Baik Inisial KFA

photo author
Administrator, Realitas Online
- Jumat, 2 Desember 2022 | 23:19 WIB

Disebutkan lagi, David Roni G Sinaga bersama istri beserta kakak dan adik kandungnya tiba di lokasi sekitar pukul 22.30 WIB. Kehadiran mereka disambut oleh Habiburrahman Sinuraya beserta calon istrinya, keluarga dan adik Habiburrahman selaku penyelenggara acara.

Selama acara berlangsung, tambah David Roni Sinaga, semua berjalan lancar dan tidak ada terjadi suatu keributan ataupun hal-hal yang bersifat negatif karena acara tersebut merupakan acara keluarga, sehingga acaranya juga dikemas bersifat kekeluargaan. 

"Memang sebagai tamu, kehadiran kami di tempat itu disambut meriah oleh pihak keluarga Habiburrahman Sinuraya. Ada juga spanduk tertulis "Selamat Datang Ketua Bapera Kota Medan". Tentunya sebagai publik figur kita pastinya sudah mengetahui kehadiran kita di tempat itu akan menjadi pusat perhatian," kata Roni.

Puncaknya, tambah David Roni Sinaga lagi, saat beranjak pulang ke rumah, ketika di dalam mobil Habiburrahman Sinuraya bertanya kepadanya apakah mengenal seseorang berbaju coklat. Karena tidak mengenal, lantas David Roni Sinaga pun menanyakan ada apa. Habib pun mengatakan dia baru saja dimaki oleh seseorang berpakaian coklat.

"Saat itu, sekitar pukul 03.00 WIB, adik saya keluar hendak mencari orang yang telah memakai Habiburrahman, namun saya mengatakan tidak perlu dan diabaikan saja, hal ini agar suasana kondusif lantas masalah itu pun kami abaikan. Namun adik saya tetap tidak puas dan mencari tahu pria yang telah memaki Habib. Mungkin hal ini dilakukan karena merasa tidak senang teman abangnya dilecehkan,"ujarnya.

Singkat cerita, sambung David Roni lagi, terjadilah perdebatan di lokasi High 5 di mana saat itu, David Roni melihat terjadi perdebatan dan salah satu teman KFA dan adiknya terjadi saling pukul. Melihat hal itu, David Roni pun berusaha melerai dan meminta agar permasalahan tersebut disudahi. Namun ketika melerai, David Roni terkena pukulan liar pada bagian mata dan kepala bagian belakang. 

"Karena situasi sudah tidak terkendali, saya dan Habib juga malah terkena pukulan liar. Saat itu calon istri Habib ada yang dorong hingga terpental ke aspal dan pingsan. Lantas kami pun segera melarikannya ke Rumah Sakit Colombia untuk dilakukan perawatan. Kami yang terluka juga melakukan visum di rumah sakit. Kami punya bukti fotonya," sebutnya.

##Dilaporkan dan Diminta Uang Damai Rp3 Miliar 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X