Ketua HNSI Sergai Kutuk Pukat Trawl yang Ancam Mau Matikan Nelayan Serdang Bedagai

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Sabtu, 9 September 2023 | 14:21 WIB
Ketua HNSI Sergai menggunakan topi saat sedang berdiskusi dengan Ketua HNSI Kecamatan Tanjung Beringin di Tangkahan Ikan Desa Bagan Kuala. (Realitasonline.id/ML)
Ketua HNSI Sergai menggunakan topi saat sedang berdiskusi dengan Ketua HNSI Kecamatan Tanjung Beringin di Tangkahan Ikan Desa Bagan Kuala. (Realitasonline.id/ML)

Serdang Bedagai - Realitasonline.id | Ketua DPC HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) Kabupaten Sergai (Serdang Bedagai) M Holiluddin mengutuk tindakan nelayan pukat trawl dari luar Sergai yang pernah mengancam mau mematikan Nelayan Sergai.

"Saya tegaskan kita mengutuk tindakan dari nelayan Pukat Trawl yang mengancam mau mematikan Nelayan Sergai," kata Holil saat dikonfirmasi via WhatsAppnya, Sabtu (9/9/20223).

Baca Juga: Kepsek SD Negeri 024762 Ancam Pecat Guru Honorer, Dinas Pendidikan Kota Binjai Bakal Panggil Warsini

Holiluddin berharap agar pemerintah melindungi nelayan tradisional yang kerap menggantungkan hidupnya dari hasil tangkapan laut untuk bisa menghidupi keluarganya.

Holil mau penekanannya motor kapal yang beroperasi itu kita sebut aja disinyalir berasal dari daerah kabupaten tetangga yakni dari Tanjung Balai, Batubara, Belawan dan Asahan.

Baca Juga: Geger! Penemuan Mayat di Pinggir Jalinsum Hebohkan Warga Labura, Kapolsek: Kondisinya Membusuk

Holil menjelaskan keterkaitan dinas dan instansi yang berkompeten saat ini juga sudah beberapa kali nelayan berkoordinasi yang kita anggap dapat memberi solusi atas aktifitas yang meresahkan ini, tapi juga belum membuahkan hasil.

Ketua HNSI Sergai menyampaikan Nelayan Sergai khususnya yang tergabung dalam HNSI siap berdialog langsung terkait penyelesaian masalah pukat trawl yang berasal dari kabupaten luar sekaligus dengan pihak penegak hukum yang berkompeten di wilayah laut Sergai.

Baca Juga: Nelayan Tradisional di Abdya Panen Udang Rebon Pakai Pukat Darat

"Kita juga meminta Pj Gubsu dan Kadis Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumut serta Kapolda Sumut untuk turun langsung menyelesaikan permasalahan Nelayan yang menggunakan Pukat Trawl dari luar Sergai yang beroperasi di Laut Sergai, sungguh ini permasalahan yang serius," harap Holil.

Sebelumnya diberitakan nelayan tradisional di Kabupaten Sergai merasa terancam hidupnya dikarenakan pukat trawl yang semakin merajalela.\

Baca Juga: Kapolres Padangsidimpuan di Masjid Al Ikhlas Samora: Jelang Pemilu 2024 Jaga Kamtibmas!

Tidak hanya itu kapal pukat trawl itu juga semakin berani bertindak terhadap nelayan tradisional, bahkan mengeluarkan kata-kata ancaman menggunakan senjata tajam parang.

Aksi pukat trawl diduga dari kabupaten tetangga itu sangat mengganggu nelayan tradisional di Sergai yang selama ini hanya menggantungkan mata pencahariannya dari perairan laut Serdang Bedagai. (ML)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB
X