Di Desa Muara Upu, Kecamatan Muara Batangtoru, sebelum listrik jaringan PLN hadir di sana, 106 Kepala Keluarga di pinggir pantai Samudera Indonesia itu memanfaatkan energi listrik PLTS Terpusat 30 Kilo Watt (KW) yang diupayakan Gus Irawan dari Kementerian ESDM pada tahun 2015.
Kemudian PLTMH di Hutabaru Kecamatan Aek Bilah. Hingga saat ini, 159 KK masyarakat di perbatasan Tapsel dengan Paluta itu masih menggunakan energi listrik PLTMH kapasitas 25 KW yang merupakan kontribus Gus Irawan di tahun 2015.
Masih di tahun 2015, berkat upaya Gus Irawan, 68 KK warga Desa Tapus Nabolak, Kecamatan Aek Bilah, sampai hari ini masih memanfaatkan arus listrik dari PLTMH berkapasitas 15 KW.
Tahun 2017, Gus yang menjabat Ketua Komisi VII DPR RI ‘mendaratkan’ pembangunan PLTMH berkapasitas 53 KW, yang sampai hari ini masih dimanfaatkan dan dinikmati 180 KK masyarakat Desa Silangkitang Tambiski, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SD Hole).
Baca Juga: Berkat Kemitraan dengan AgenBRILink, Toko Milik Dessi Berkembang Pesat, Begini Kisahnya
Secara simultan dari tahun 2018 sampai 2020, Gus Irawan telah membawa 1.025 unit lampu penerangan jalan umum bertenaga surya (solar cell) dan semuanya telah dipasang hingga mampu menerangi jalan gelap dan rawan di hampir seluruh Kecamatan di Tapsel.
Belum lagi banyak Dusun, Desa yang tadinya tidak dialiri listrik PLN, berkat Gus akhirnya menikmati listrik setelah PLN sebagai mitranya membangunan jaringan sampai ke Dusun di Desa-Desa yang ada Tapsel.
Masih dalam hal kontribusi 10 tahun Gus Irawan anggota DPR RI ke Tapsel. Untuk menjaga kebersihan lingkungan, tahun 2017 ia bawa 24 gerobak sampah unit dari Kementerian Lingkungan Hidup. Pembangunan Bank Sampah di Kelurahan Bintuju dan sumur bor di Sibadoar dan beberapa daerah lainnya.
Dalam hal mewujudkan rumah layak huni bagi masyarakat Tapsel, Gus Irawan berkontribusi besar mengarahkan program bedah 1.048 rumah dari tahun 2019 sampai 2023 di 15 Kecamatan se Tapsel. Ini jauh lebih banyak daripada yang dibangun dari APBD Tapsel yang jumlanhnya hanya beberapa puluh unit.
Untuk menghubungkan antara satu Desa ke Desa lainnya, Gus juga telah mengarahkan pembangunan jalan rabat beton sebesar Rp5,8 miliar untuk dua program di tahun 2020 dan tiga program di tahun 2023.
Di Sektor pertanian, tahun 2022, Gus membawa bantuan dari Kementerian Pertanian ke Tapsel. Berupa 9 unit cultivator, 11 unit handtractor dan 4 unit power thereser. Banyak lagi bantuan Alsintan diserahkan ke kelompok-kelompok tani, bantuan dari Bank Indonesia (BI) sebagai mitra Komisi XI DPR RI.
Irigasi pertanian, tahun 2022, Gus Irawan berhasil mengarahkan anggaran Rp2,3 miliar membangun saluran irigasi kecil persawahan masyarakat petani Tapsel. Tahun 2023, anggarannya semakin bertambah besar, Rp16,7 miliar.