Realitasonline.id - STM Hulu | Warga sesalkan pekerjaan pembangunan tembok penahan dan penimbunan badan jalan yang longsor di jalan umum Desa Tanjung Muda Kecamatan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hulu Kabupaten Deli Serdang terkesan dikerjakan asal-asalan dan melenceng dari aturan.
Selain itu, pekerjaan tersebut tidak adanya pelang proyek, sehingga warga tidak mengetahui besaran dana dan pelaksana pekerjaan.
Menurut keterangan warga, kedalaman 8 meter sejatinya pondasi tembok penahan mencapai 2 meter lebih. Namun yang terjadi kedalaman pondasi hanya 1 meter. Ketebalan dinding beton hanya 25 centimeter bukan 50 centimeter.
" Bagaimana lah bisa bertahan lama tembok penahan itu, jika asal-asalan dikerjakan," ujar S Sipayung dan Selamat warga Desa Tanjung Muda STM Hulu, Minggu (5/1/2025).
Parahnya lagi, sambung mereka, tanah timbunnya berlumpur bukan menggunakan tanah merah kering. Jika hujan, dikuatirkan tanam lumpur yang dijadikan timbunan akan terbawa air.
Diungkapkan warga, jalan propinsi menghubungkan Kecamatan STM Hulu, Gunung Meriah Kabupaten Deli Serdang menuju Kecamatan Saribudolok, Simalungun banyak terjadi longsor.
Baca Juga: Proyek Tembok Penahan Tanah RSUD Tarutung Berbiaya Rp 444 Juta Kondisinya 95 Persen
"Di beberapa tempat sudah dibangun tembok penahan longsor dan dilakukan penimbunan. Tapi pekerjaannya terkesan asal. Karena kawasan yang longsor merupakan daerah terpencil dan jarang dilintasi pejabat. Jadi pemborong pekerjaannya suka-suka saja,"yg tambah Simson warga lainnya.
Dikonfirmasi terkait hal ini, Camat STM Hulu Antonius Tarigan langsung memblokir panggilan begitu dipertanyakan soal penimbunan jalan di Kecamatan STM Hulu.(zul)