Apel Gabungan Pertama Kerja Usai Idul Fitri, Gus Irawan Pasaribu: Kita Punya Jargon Baru Tapsel Disiplin

photo author
Iin Prasetyo, Realitas Online
- Selasa, 8 April 2025 | 16:23 WIB
Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu, saat memimpin apel gabungan hari pertama masuk kerja usai libur lebaran Idul Fitri 1446 Hijriyah di Lapangan Parade pusat perkantoran Pemkab Tapsel di Sipirok, Selasa (8/4/2025) pagi.(Realitasonline.id - RI)
Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu, saat memimpin apel gabungan hari pertama masuk kerja usai libur lebaran Idul Fitri 1446 Hijriyah di Lapangan Parade pusat perkantoran Pemkab Tapsel di Sipirok, Selasa (8/4/2025) pagi.(Realitasonline.id - RI)

Realitasonline.id - Tapanuli Selatan | Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu, memimpin apel gabungan hari pertama masuk kerja usai libur lebaran Idul Fitri 1446 Hijriyah di Lapangan Parade pusat perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel di Sipirok, Selasa (8/4/2025) pagi.

Apel gabungan hari pertama masuk kerja ini dihadiri Wakil Bupati Tapsel Jafar Syahbuddin Ritonga, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tapsel Sofyan Adil, para Asisten, Staf Ahli, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para pegawai dan honorer di lingkungan Pemkab Tapsel.

Dalam amanatnya, Gus Irawan memberi pesan tegas terhadap disiplin pegawai dan terhitung sejak hari pertama masuk kerja ini, kami mulai melakukan koreksi ketat terhadap disiplin kerja seluruh pegawai.

Baca Juga: Saat Sidak Temui Pungli, Rico Waas Ngaku Sedih karena Dinilai Sudah Biasa

 

"Ini tidak main-main. Jika ditemukan pegawai yang tak disiplin, kita beri Surat Peringatan (SP) 1, 2 dan 3, setelah itu kita beri tindakan tegas. Tolong ingat ini, jangan salahkan kami jika memberi tindakan tegas," tegas Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu.

Bupati juga menjelaskan, dari 5.000 lebih pegawai Tapsel sekarang ini dan akan bertambah 3.700 lagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pengangkatan tahap 1 dan 2, ternyata cuma 1.190 orang yang meghadiri apel gabungan hari pertama masuk kerja hari ini.

"Mungkin selebihnya bekerja di Kecamatan, sehingga tidak hadir di apel gabungan ini. Namun akan tetap kita periksa sesuai absensi pegawai yang nanti menjadi laporan pak Sekda," katanya.

Bupati Tapsel menegaskan, kondisi ruang fiskal atau Kemampuan Keuangan Daerah (KKD) di tahun 2025 ini sangat sempit. Struktur APBD tidak ideal dan hampir 50 persen atau Rp739 mliar dari sekitar Rp1,5 triliun Belanja Daerah 'terkuras' untuk Belanja Pegawai.

Baca Juga: Performa off Road Pake Tenaga Listrik EPS, Begini Review Land Cruiser 250

"Anggaran bidang Pekerjaan Umum (PU) atau pembangunan infrastruktur untuk kepentingan umum dan masyarakat hanya Rp8,5 miliar dan sangat jauh perbedaannya jika dibandingkan dengan Belanja Pegawai yang mencapai Rp739 miliar di tahun ini, " terangnya

Gus Irawan juga menyampaikan, adapun yang mendorong dirinya untuk melakukan koreksi ketat terhadap disiplin pegawai, yakni pada bulan Ramadhan kemarin ia datangi salah satu Puskesmas yang jumlah pegawainya memcapai 158 orang, ternyata rata-rata pasien yang ditangani hanya 18 orang per hari.

"Ini sudah sangat berlebihan jumlah pegawainya, 158 orang melayani 18 pasien, sehingga ada pegawai yang tidak kebagian pekerjaan yang akibatnya, akan ada pegawai yang malas-malasan dan bahkan tidak masuk kantor atau pulang setelah absensi," ucapnya.

Oleh karena itu kata Bupati lagi, mulai hari ini, instansi yang pegawainya terlalu banyak, akan dilakukan pengkajian untuk pemerataan pendistribusian pegawai ke Kecamatan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Iin Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB
X