Realitasonline.id - Taput | Tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang kerap mengambil korban luka berat bahkan hingga meninggal dunia memicu reaksi Satlantas Polres Taput.
Reaksi tersebut bukan hanya rutin melakukan sosialisasi bahkan pendekatan humanis ke sekolah agar para pengendara mayoritas pelajar menggunakan helm.
Selain itu juga setiap malam gencar melakukan patroli Blue Light diseputaran kota Tarutung agar kalangan anak muda sadar akan keselamatan berkendaraan.
Namun, langkah antisipatif hingga reaktif yang dilakukan Satlantas Polres Taput tidak bisa berjalan sendiri akan tetapi butuh dukungan stake holder seperti Dinas Perhubungan, sekolah, hingga pengendara baik roda dua hingga empat.
Kapolres Taput melalui Kasatlantas AKP. Simon Simatupang kepada Realitasonline.id , Jumat (2/5/2025) mengatakan pihaknya tetap konsisten menekan angka Lakalantas.
"Terkadang banyak kendala yang kita alami ketika personil Satlantas berupaya menegakkan aturan tertib berlalu lintas. Namun petugas kita tetap melakukan tindakan terukur hingga humanis agar para pengguna itu sadar menggunakan helm itu bukan karena takut ditilang akan tetapi menjaga keselamatannya ketika terjadi kecelakaan," ucapnya.
Baca Juga: PT STTC Belawan Tolak Kunjungaan Komisi 4 DPRD Medan, Pintu Masuk Pabrik Malah Digembok
Simon mengatakan pihaknya walaupun ditengah efisiensi yang mendera seluruh instansi pemerintahan tetap berkreasi untuk sosialisasi keselamatan.
"Kita sadar, pembunuh nomor tiga adalah kecelakaan lalu lintas, itu angkanya cukup tinggi secara nasional. Banyak faktor yang mengakibatkan namun yang paling mendasar masih kurangnya kesadaran pengguna jalan menjaga dirinya," tambahnya.
Selain turun ke sekolah, patroli hingga melakukan rajia, Simon mengungkapkan saat ini melaksanakan pemasangan baliho himbauan daerah rawan kecelakaan lalu lintas.
"Personil kita hari ini telah melakukan pemasangan baliho imbauan, memang rambu dititik rawan lakalantas guna menekan angka kecelakaan lalu lintas," tambahnya.
Baca Juga: Menteri ATR BPN Genjot Sertifikasi Tanah Wakaf, Baru 232 Ribu dari 800 Ribu Terdata
Terdapat lima titik yang menjadi lokasi pemasangan himbauan rawan lakalantas akibat kondisi jalan licin ketika hujan ataupun tikungan hingga jalan curam menjadi pemicu.