Realitasonline.id - Palas | Gasing Academy menggelar pelatihan metode pembelajaran matematika dengan cara gembira asyik dan menyenangkan serta mudah dipahami, sejak 19 Agustus ditutup Bupati Palas Putra Mahkota Alam Hasibuan SE, Kamis (4/9/2025).
Pelatihan dilaksanakan selama 15 hari penuh, diikuti 31 guru dan 62 siswa. Kegiatan belajar dimulai pukul 08.00 sampai 17.00 WIB, hanya waktu ishoma peserta diberikan istirahat.
Dalam pelatihan ini, setiap guru dengan dua anak didik, mereka gembira mengikuti metode pembelajaran ini. Para guru juga mendapatkan pengalaman langsung, bagaimana Metode Gasing dapat membantu anak didik lebih percaya diri dalam berhitung.
Dengan tagline 'Padang Lawas Malo Maretong' (Bisa Berhitung), kegiatan yang diinisiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Padanglawas ini dipusatkan di Yayasan Ahlul Quran Indonesia (YAQI) yang juga MIS/MIT Ahlul Quran di Desa Hasahatan Jae Kecamatan Barumun Baru.
Pelatihan metode Gasing ini mendatangkan Trainer dari Jakarta dibawah asuhan Prof Johanes Surya. Gasing Academy dengan Metode pembelajaran matematika Gampang Asyik dan Menyenangkan (Gasing) dan tentunya tidak monoton ini dikembangkan Prof Yohanes Surya PhD.
Nur Royhana Hasibuan, Guru SD 0102 Sibuhuan mengaku cukup menyenangkan metode yang diterapkan Gasing Academy ini. Biasanya pelajaran matematika penghitungannya dimulai dari belakang, sedang metode gasing dari depan kebelakang.
Baca Juga: Humbahas Juara Umum Olimpiade Matematika Gasing Nasional
"Cukup mudah diterima. Jadi setiap guru yang mengikuti, langsung dipraktekkan terhadap anak-anak. Ini pengalaman yang luar biasa, mudah-mudahan metode ini bisa diterapkan di Padanglawas," katanya.
Bupati Padanglawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan SE, menyarankan agar metode ini diperhatikan efektif atau tidak penerapannya terhadap peserta didik. Jika efektif, harapannya dapat dilanjutkan ke depan. "Utamanya terhadap guru-gurunya terlebih dahulu," ujar PMA.
Ini juga sejalan dengan visi misi Bupati, dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Seiring nantinya penerapan pelajaran muatan lokal "Tano Adat Digomgom Ibadat".
Baca Juga: Tiga Siswa Humbahas Ikuti Lomba Matematika Gasing Nasional di Bitung Sulawesi Utara
" Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Bukan saja metode gasingnya yang menarik, bahkan pendekatannya terhadap anak-anak. Tadi Saya sempat melihat anak-anak nangis karena mau berpisah dengan para trainer," ucap Bupati.
Sebelum menutup kegiatan Bupati memberikan cendramata kepada para trainer sebagai bentuk kenang-kenangan dan sekaligus menutup kegiatan tersebut. (SS)