Reformasi Keuangan Desa, Pemkab Tapsel Terapkan Sistem Nontunai

photo author
Iin Prasetyo, Realitas Online
- Jumat, 23 Januari 2026 | 12:16 WIB
Buapti Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu, beri sambutan pada sosialisasi Keuangan Penerapan CMS Transaksi Non Tunai bagi seluruh pengelola keuangan desa se-Kabupaten Tapsel, digelar di Aula Sarasi Lantai Tiga Kompleks Perkantoran Bupati Tapsel, Kamis (22/1/2026).(Foto : Realitasonline / Riswandy)
Buapti Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu, beri sambutan pada sosialisasi Keuangan Penerapan CMS Transaksi Non Tunai bagi seluruh pengelola keuangan desa se-Kabupaten Tapsel, digelar di Aula Sarasi Lantai Tiga Kompleks Perkantoran Bupati Tapsel, Kamis (22/1/2026).(Foto : Realitasonline / Riswandy)

Selain itu, sistem ini juga dapat meminimalisir kesalahan administrasi, menutup celah penyimpangan, serta menghemat waktu aparatur desa yang selama ini tersita dalam penyusunan laporan keuangan secara manual.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Gus Irawan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder di tingkat Kecamatan yang telah berperan aktif membantu masyarakat pasca.bencana alam di sejumlah wilayah Tapsel. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mendorong pemulihan ekonomi, termasuk optimalisasi lahan pertanian dan rencana pencetakan sawah baru.

Ia mengungkapkan, bencana tersebut berdampak cukup besar, mulai dari gagal panen hingga kerugian ekonomi masyarakat.

“ Saya berharap dana desa benar-benar berputar di desa dan seluruh potensi yang ada dapat dimaksimalkan agar pertumbuhan ekonomi tetap terjaga, ” ujarnya.

Baca Juga: Kantah Padangsidimpuan Lantik Panitia PTSL 2026

 

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tapsel Muhammad Yusuf, S.P., dalam laporannya menyampaikan, sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan nasional dan daerah terkait penatausahaan keuangan desa.

Ia menyebutkan, mulai tahun ini tata kelola keuangan desa di Tapsel telah menggunakan sistem digital yang transparan dan akuntabel.

“ Dengan sistem ini, diharapkan dapat mengurangi kecurangan serta meminimalkan risiko permasalahan hukum. Kabupaten Tapsel menjadi daerah kedua di Sumatera Utara setelah Kabupaten Humbang Hasundutan yang menerapkan sistem ini, ” jelasnya.

Pimpinan Bidang Pemerintahan dan Divisi Jasa PT Bank Sumut, Dody Nurman Syahputra, turut mengapresiasi komitmen Pemkab Tapsel dalam mendorong digitalisasi keuangan desa.

Menurutnya, ketersediaan informasi yang cepat dan akurat sangat penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk pembinaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

" Kami berharap sinergi dan komunikasi antara PT Bank Sumut dan Pemkab Tapsel dapat terus terjalin dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah, " katanya

Kegiatan sosialisasi ini juga diisi dengan pemaparan materi teknis terkait penerapan Cash Management System oleh narasumber dari PT Bank Sumut, yakni Elida Dian Novita dan Muhammad Ikbal Harahap, yang menjelaskan mekanisme dan tata cara penggunaan CMS dalam pengelolaan keuangan desa. (RI)



Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Iin Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB
X