Realitasonline.id - Deli Serdang | Forum Komunikasi Masyarakat Tandem Hilir (Forkom Mastahir)menyoroti adanya . pembangunan yang diduga sebagai proyek siluman karena tidak dilengkapi dengan plang informasi pengerjaan. Proyek tersebut diduga bermasalah, tepatnya di Dusun II, Desa Tandem Hilir 1, Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deliserdang.
Ketua Forkom Mastahir, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan sejumlah kejanggalan di lapangan. Selain tidak adanya plang proyek, kualitas pengerjaan juga dipertanyakan.
“Ketika kami menanyakan langsung kepada pekerja di lokasi, bagian pengerjaan yang katanya tidak menggunakan besi. Ini tentu sangat disayangkan dan menimbulkan kecurigaan,” ujar ketua Forkom Mastahir.
Baca Juga: Jamaah Keluhkan Banyaknya Nyamuk Ganggu Ibadah di Masjid Agung Kantor Bupati Deli Serdang
Forkom juga telah mencoba melakukan konfirmasi kepada pihak UPT yang disebut-sebut sebagai pengawas proyek melalui nomor WhatsApp 08536292XXXX. Dalam keterangannya, pihak UPT menyampaikan bahwa plang proyek belum dibuat dan direncanakan akan dipasang keesokan harinya.
Namun faktanya, hingga berita ini diterbitkan, plang proyek tersebut belum juga terlihat terpasang di lokasi pengerjaan.
Baca Juga: Densus 88 Anti Teror Gelar Sosialisasi Pencegahan Terorisme di Lingkungan Pelajar di Deli Serdang
Atas kondisi tersebut, Forkom Masyarakat Tandem Hilir meminta agar pihak kepolisian, Kejaksaan dan Bupati Deli Serdang melalui Inspektorat turun tangan untuk memeriksa proyek tersebut. Mereka menduga adanya sejumlah dugaan penyelewengan dalam pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut.