Realitasonline.id - Tapanuli Selatan | Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pemulihan Pasca bencana Sumatera, Prof. Dr. Tito Karnavian, menegaskan, percepatan pemulihan pasca bencana menjadi prioritas utama pemerintah agar masyarakat terdampak dapat segera kembali menjalani kehidupan normal.
Hal itu disampaikan Tito Karnavian yang juga Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI), saat meresmikan Huntara untuk korban bencana Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Tapanuli Utara (Taput), yang dipusatkan di Kelurahan Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapsel, Kamis (5/2/2026).
" Huntara ini bukan hanya soal bangunan, tetapi tentang memastikan masyarakat bisa kembali hidup dengan layak, aman dan bermartabat setelah bencana. Negara tidak boleh absen dalam situasi seperti ini, ” tegas Tito Karnavian dalam sambutannya.
Ia menyampaikan, Huntara adalah bagian penting dari strategi pemulihan pasca bencana. Ini memastikan masyarakat tidak terlalu lama berada di pengungsian dan dapat hidup lebih layak sambil menunggu hunian permanen dibangun.
Baca Juga: Muhammad Kenan Lubis Dilantik Kasi Datun Kejari Pematangsiantar
Menurutnya, Huntara menjadi jembatan penting sebelum hunian tetap dapat direalisasikan dan di Kabupaten Tapsel sendiri sebanyak 250 unit Huntara diresmikan.
" Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana harus dilakukan secara terintegrasi antara pemerintah pusat dan daerah agar masyarakat tidak terlalu lama berada di pengungsian, " katanya
Selaku Ketua Satgas PRR.
Menurut Tito, pemulihan pasca bencana tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup aspek sosial, psikologis dan ekonomi masyarakat.
Karena itu, kehadiran Huntara diharapkan mampu mengembalikan rasa aman serta stabilitas kehidupan warga terdampak bencana.
Tito juga mengapresiasi peran aktif pemerintah daerah dalam mendukung program pemulihan pasca bencana.
" Sinergi pusat dan daerah adalah kunci. Tanpa kerja sama yang solid, percepatan pemulihan tidak akan berjalan optimal, ” ujarnya.
Tito Karnavian juga menegaskan, bantuan ini merupakan bagian dari upaya terpadu lintas kementerian dan pemerintah daerah.